Kehidupan Saudara Egidius

Egidius, murid Fransiskus yang pertama, adalah orang yang sangat sederhana dan lembut hati. Semangat devosinya mendorongnya untuk mengadakan pejiarahan ke berbagai tempat pejiarahan. Dia memperoleh penghidupan dengan membantu para petani dalam mengolah tanah mereka, tanpa mengabaikan berbuat demi keselamatan jiwanya dengan hidup sebagai petapa. Dengan mempersembahkan dirinya pada praktek-praktek asketis dan kontemplasi, dia menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya di Perugia. Dia meninggal pada tahun 1262.

Kisah ini diterjemahkan oleh Alfons S. Suhardi, OFM, dari buku bahasa Belanda: Het Leven van Broeder Egidius, selengkapnya dapat dibaca di tautan  ini:

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *