Page 6 - Taufan September 2020
P. 6

4 - Taufan September 2020


            Keuskupan  Ruteng  dapat  terus  fokus  pada  gerakan  JPIC  dan
            Ekopastoral sebagai sumbangan yang khas Fransiskan bagi kehidupan
            menggereja  di  keuskupan  Ruteng.  Pastoral  ekologi  yang  terintegrasi
            dengan perhatian pada kaum muda di paroki-paroki Fransiskan justru
            mendapat  tanggapan  positif  dan  apreasiasi  dari  Kuria  Keuskupan
            Ruteng dan dijadikan sebagai contoh dan inspirasi pastoral bagi paroki-
            paroki yang lainnya.
            Tiga paroki Fransiskan di keuskupan Ruteng telah ditetapkan sebagai
            model paroki yang tekun mengembangkan ekonomi kreatif bagi orang
            muda  (OMK).  Rumah  “Kafetaria”  orang  muda  di  Paroki  Tentang
            merupakan salah satu kreativitas orang muda untuk menjual produk-
            produk lokal, seperti gula aren (gola rebok), sopi, dan sayur-sayuran
            hasil-hasil pertanian di lahan paroki. Bahkan Paroki telah melakukan
            kesepakatan dengan dua desa di sekitar pusat paroki untuk menetapkan
            hari menanam di seluruh Paroki pada tanggal 21 November, bertepatan
            dengan  momentum  peringatan  Hari  Pohon  Sedunia  (menghormati
            jasa-jasa  J.  Sterling  Morton  pada  1872,  seorang  pecinta  alam  dari
            Amerika) dan Hari Menanam Pohon Nasional atau Hari Menanam
            Pohon Indonesia (Keppres no. 24 tahun 2008) tanggal 28 November.
            Gerakan  ini  akan  melibatkan  para  saudara  segardianat.  “Apakah  ini
            dapat menjadi momentum Hari Menanam Pohon OFM, serentak di
            seluruh Provinsi dan Fundasi?”

            Gerakan yang sama juga dilakukan oleh para saudara di Paroki Aeramo
            dan Kurubhoko, yang saat ini tengah membangun dan menyelesaikan
            gedung  gereja  Paroki.  Gerakan  pastoral  dan  kedekatan  dengan  umat
            dalam  mengelola  kehidupan  menggereja  di  dua  paroki  ini  mendapat
            dukungan  dan  apresiasi  dari  Uskup  Keuskupan  Agung  Ende,  Mgr.
            Vincentius  Potokota.  Kedekatan  para  saudara  dengan  Bapa  Uskup
            nampak dalam kecintaannya untuk sering berkunjung ke pastoran di dua
            paroki  tersebut.  Dukungan  yang  istimewa  pada  para  saudara  itu
            diwujud-nyatakan dengan kehadiran Bapa Uskup dalam salah satu rapat
            gardianat Rieti di mana Bapa Uskup berkenan memberikan sejumlah
            wejangan inspiratif untuk para saudara di gardianat tersebut.
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11