Page 35 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian B. Doa, Pujian, Berkat
P. 35
NyaMat
8. NYANYIAN MATAHARI
ATAU
PUJA-PUJI MAKHLUK-MAKHLUK
(1) Yang Mahaluhur, Mahakuasa, Tuhan yang baik,
milik-Mulah pujaan, kemuliaan dan hormat dan segala pujian.
Bdk Why 4:9.11
(2) Kepada-Mu saja, Yang Mahaluhur,
semuanya itu patut disampaikan,
namun tiada insan satu pun
layak menyebut nama-Mu.
(3) Terpujilah Engkau, Tuhanku,
bersama semua makhluk-Mu,
terutama Tuan Saudara Matahari; Bdk Tob 8:7
dia terang siang hari,
melalui dia kami Kauberi terang.
(4) Dia indah dan bercahaya
dengan sinar cahaya yang cemerlang;
tentang Engkau, Yang Mahaluhur,
dia menjadi lambang.
(5) Terpujilah Engkau, Tuhanku,
karena Saudari Bulan dan bintang-bintang,
13
Bdk Mzm 148:3
di cakrawala Kaupasang mereka,
gemerlapan, megah dan indah.
(6) Terpujilah Engkau, Tuhanku,
karena Saudara Angin,
dan karena udara dan kabut, bdk Dan 3:64-65
karena langit yang cerah dan segala cuaca,
dengannya Engkau menopang hidup makhluk ciptaan-Mu. bdk Mzm
104::13-14
(7) Terpujilah Engkau, Tuhanku,
karena Saudari Air;
dia besar faedahnya,
bdk Mzm 148:4-
13 “karena” merupakan kemungkinan yang kami pilih untuk menerjemahkan kata asli “per”.
Ada yang berpendapat bahwa kata itu harus diterjemahkan dengan “untuk” atau “melalui”.
Kiranya Fransiskus sendiri tidak membatasi diri pada satu arti yang dengan jelas dibedakan
dari arti lainnya. Dalam Ayat 3 dia bahkan memakai kata “bersama” (“cum”, “cun”) yang
artinya dalam konteks sama dengan kata “per”. Fransiskus sebagai pemakai penciptaan
memuji dan mengagumi Sang Pencipta, karena makhluk-makhluk itu, dan menafsirkan serta
menyanyikan bersama mereka, nyanyian yang mau dipersembahkan makhluk-makhluk itu
kepada-Nya. Kata “karena” menunjuk kepada semua hal itu bersama-sama, tanpa pembedaan
yang tegas.
Karya-karya Fransiskus dari Asisi 35

