Page 106 - Proprum Fransiskan
P. 106
105
95:6). Sang Sabda menyerukan tobat dan berseru dengan
suara lantang: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih
lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan
kepadamu” (Mat 11:28). Memang ada jalan keselamat-
an, asal kita mau.
Maut yang bersimaharajalela telah menelan mangsanya;
tetapi ketahuilah baik-baik: Allah telah mengusap lagi
segala air mata dari muka semua orang yang bertobat. Ia
tidak berdusta bila Ia berkata: “Sekalipun dosamu merah
seperti Kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekali
pun merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih
seperti bulu domba” (Yes 1:18).
Tabib jiwa yang agung itu bersedia menyembuhkan
penyakitmu. Ia rela menjadi pembebas, bukan hanya
bagi dirimu sendiri tetapi juga bagi semua orang yang
menjadi budak dosa. Ia mengucapkan kata-kata yang
sedap dan menyelamatkan: “Bukan orang sehat yang
memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan
untuk memanggil orang benar, melainkan orang
berdosa” (Mat 9:12-13). Jadi dalih apa lagi yang masih
ada padamu atau pada siapa pun juga; bukankah Ia
sendiri yang telah menyerukan hal itu? Tuhan ingin
membersihkan engkau dari luka sakit, dan menunjukkan
kepadamu terang, sesudah kegelapan. Gembala yang
baik, yang meninggalkan domba-domba yang tidak
tersesat, mencari engkau. Jika engkau membiarkan diri-
mu ditemukan, maka Ia tidak segan-segan dan tidak
menampik untuk memanggul engkau di atas pundak-Nya
sendiri karena sukacita-Nya, bahwa domba yang hilang
telah ditemukan-Nya.

