Page 255 - Proprum Fransiskan
P. 255
254
dibangun gereja untuk Santa Perawan-Bunda, yang
karena kerendahan hatinya yang khas patut menjadi
kepala segala orang kudus sesudah Puteranya. Disana
ordo saudara dina mendapat awalnya. Ketika jumlahnya
berlipat-ganda di sanapun sebagai pondamen yang
kokoh kuat berdirilah bangunan megah persekutuan
mereka.
Tempat ini dicintai Sang Santo di atas semua lainnya;
dan saudara-saudaranya disuruhnya menjunjung tinggi
ini dengan penghormatan khusus. Dan iapun menghen-
daki, supaya tempat ini selalu dipelihara baik-baik
sebagai cerrnin ordo dalam hal kerendahan hati dan
kemiskinan tertinggi. Adapun hak milik atasnya
diserahkan kepada pihak lain, sedang penggunaannya
semata-mata dipegangnya untuk dirinya sendiri serta
saudara-saudaranya.Di tempat ini dipelihara tata-tertib
sekeras-kerasnya dalam segala-galanya, baik mengenai
keheningan dan pekerjaan maupun mengenai peraturan-
peraturan dari anggaran dasar.
Mereka yang hidup di tempatitu dengan tak kunjung
putus asyik dengan memuji Allah, siang dan malam. Bau
semerbak yang ajaib meluaskan hidup kemalaikatan
mereka.
Tentu saja Fransiskus memaklumi, bahwa di setiap
tempat di dunia ini kerajaan surga telah berdiri, dan ia
pun yakin, bahwa di mana-mana orang-orang pilihan
Allah dianugerahi rahmat Allah. Namun, dari
pengalamannya sendiri ia mengetahui, bahwa tempat
gereja Santa Maria di Portiuncula dilikpahi rahmat lebih
banyak, dan sering mendapat kunjungan roh-roh

