Page 295 - Proprum Fransiskan
P. 295
294
ini: “Tuhan Allah yang mahakuasa, Engkau telah
membuat kami tiba pada awal hari ini.... dan seterus-
nya.” Ini tidak dilakukannya selama ia sakit. Dan pada
jam sembilan ketika ia disangga orang untuk duduk di
atas ranjangnya, ia mengangkat matanya ke surga sambil
memegang tanda kemenangan (salib) di tangannya atau
di depan mukanya, sambil – karena amat lemahnya, ia
tidak dapat memegangnya di tangannya – terus-menerus
hingga petang hari, berkata: “Kami menyembah Engkau
Tuhan Yesus Kristus.... dan seterusnya.” Juga doa Salam
Maria, seraya sering menandai dirinya dengan tanda
salib. Ketika bruder perawat bertanya kepadanya, meng-
apa ia begitu sering berdoa “Salam Maria”, maka
sahutnya: “Karena tidak lama lagi aku akan mati dan
Santa Perawan kiranya akan menyelamatkan daku.”
Setelah pada Ludovikus, yang dikasihi Allah dan
manusia itu, terpenuhi segala misteri Ilahi, maka jiwanya
yang suci lepas dari tubuhnya dan diterima dalam
pangkuan kemuliaan abadi, dan ia meninggal dalam
Tuhan.
Lagu Bergilir
P: Dijauhinya nafsu-nafsu orang muda, dikejarnya
keadilan, kesetiaan, kasih dan damai, bersama-sama
dengan mereka yang berseru kepada Tuhan. * Ia
dipindahkan, sementara ia masih hidup ditengah-tengah
orang berdosa. U: Dijauhinya. P: Orang benar akan
mendapat istirahat, meskipun mati sebelum waktunya.
Karena berkenan kepada Allah, maka orang benar
dikasihi. U: Ia dipindahkan.

