Page 317 - Proprum Fransiskan
P. 317
316
hinggapi dia. Lalu penampakan Kristus penuh rahmat,
yang tampak ajaib dan amat akrab itu menjiwainya
dengan sukacita yang tak terhingga; dan pemakuan ngeri
pada salib yang dilihatnya itu menembus jiwanya
dengan perasaan duka penuh kasihan. Ketika sehabis
percakapan yang rahasia dan mesra, penampakan itu
menghilang, maka di dalam hatinya, ia dikobarkan oleh
api Seraf itu, sedang tubuhnya dibagian luar, ditandai
dengan gambaran Yang Tersalib, sehingga nyala api
yang seakan-akan mencair itu menerakan meterai
padanya. Sebab segera di tangan dan kakinya mulai
nampak tanda-tanda paku; adapun kepala paku itu,
nampak di tangan pada bagian dalam, dan pada kakinya
di bagian atas, sedangkan ujungnya menganjur di
sebelah lain. Lambung kanannya seakan-akan tertikam
tombak, dan menunjukkan parut merah, yang seringkali
mengeluarkan darah. Nah, sesudah Fransiskus, manusia
baru dengan keajaiban baru yang mencengangkan itu,
sebab dalam abad-abad sebelumnya anugerah seisti-
mewa itu tidak pernah dikaruniakan, nampak ditandai
yaitu dihias dengan stigmata, maka ia lalu turun dari
gunung, membawa sertanya gambaran Yang Tersalib,
bukannya pada loh batu atau papan kayu yang dilukis
tangan seniman, tetapi yang diterakan pada anggota-
anggota tubuhnya oleh jari tangan Allah yang hidup.
Lagu Bergilir
P: Aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam
Salib Tuhan kita Yesus Kristus, * sebab olehnya dunia
telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. P: Aku

