Page 474 - Proprum Fransiskan
P. 474

473
        ditebus  dengan  cara  yang  paling  sempurna:  diperkan-
        dungkan  tanpa  noda  dosa,  suci  dan  tak  bercela  di
        hadapan  Allah.  Dalam  rahim  Maria,  perawan  yang
        murni, Allah menemukan singgasana yang pantas bagi
        Putra-Nya.  Melalui  Maria  kutuk  dosa  diganti  dengan
        berkat bagi manusia.
        Paus Pius IX pada tahun 1854 menetapkan kepercayaan
        ini sebagai salah satu dogma Gereja. Dogma ini menga-
        takan bahwa kedosaan manusia tidak menyentuh pribadi
        Maria. Sejak awal, pribadi Maria telah ditentukan oleh
        Allah demi (dan karena) relasi, solidaritas dengan Yesus
        Penyelamat, yang merupakan tawaran dari Allah kepa-
        da  manusia.  Jadi,  pada  Maria  terdapat  hubungan
        khusus  dengan  Allah  berdasarkan  Yesus  Kristus.  Atas
        jasa  Yesus  Kristus  itulah  Maria  dilindungi  dari  dosa
        sekaligus  hubungan  tersebut  menentukan  sikap  dan
        tindakan Maria.
          (Dikutip dari: Misal Fransiskan, Sekafi 2002, hlm 344)
        Lihat Ibadat Harian hlm. 1120 dan seterusnya.



                         15 DESEMBER
           BEATA MARIA FRANCES SCHERVIER
                     PERAWAN – ORDO III


        Dilahirkan  di  Aachen  (Jerman)  pada  1819,  Maria
        Frances Schervier sudah pada masa mudanya terbiasa
        dengan  kekejaman  yang  terjadi  pada  masa  sesudah
        Napoleon.  Pada  1840  dia  bergabung  dengan  perkum-
        pulan  wanita-wanita  yang  mengkhususkan  diri  bekerja
   469   470   471   472   473   474   475   476   477