Page 6 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 6
Pengantar
1. Anggaran Dasar Karangan St. Klara: sejarahnya yang penuh dengan lika-
liku, susunannya dan Anggaran Dasar lain yang ditulis untuk mereka
tetapi selalu ditolak oleh Klara: karangan Kardinal Hugolinus, Paus
Innocentius IV, dan Paus Urbanus IV. Di samping itu masih ada
Anggaran Dasar Isabela dari Longchamps, Perancis.
2. Wasiat St. Klara
3. Berkat St. Klara
4. Surat-surat Klara kepada Agnes dari Praha
5. Surat Klara kepada Ermentrudis.
II. Bagian ke dua memuat: Santa Klara dari Asisi, 1194-1253, Sebagai
Perawan Yang Miskin, Memeluk Kristus Yang Miskin. Bagian ini
merupakan bagian yang paling panjang, ditulis oleh Cletus Groenen
OFM dalam rangka memperingati kedatangan Saudari-saudari Klaris
yang miskin di Indonesia pada tahun 1934. Sangat menarik bahwa
saudara Cletus memberi sub-judul paling bawah: “Hidup Segan – Mati
tak Mau”. Kiranya ini mengungkapkan kegalauan hati saudara kita ini
dalam menyaksikan kenyataan bahwa Ordo Klaris di Pacet ini begitu
stagnan, nyaris macet perkembangannya. Yang menjadi tua, uzur,
bahkan membutuhkan bantuan orang lain dalam banyak hal, semakin
bertambah sedangkan jumlah anggota baru nyaris tidak ada. Tidak
adakah pemudi yang tersentuh hatinya dan berani menjawab panggilan
Tuhan menjalani hidup semacam ini?
III. Bagian ke tiga: Naskah Anggaran Dasar Santa Klara
IV. Bagian ke empat: Wasiat dan Berkat Santa Klara
V. Bagian ke lima: Surat-surat Santa Klara kepada Agnes dari Praha dan
Ermentrudis
VI. Bagian ke enam: Sejarah Singkat Para Pengikut St. Klara dari Asisi.
Buku tersebut ditutup dengan 4 buah tambahan:
1. Perkembangan Anggaran Dasar Klaris
2. Biara-biara Klaris selama abad XIII
4

