Page 11 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian B. Doa, Pujian, Berkat
P. 11
IbSeng
5. IBADAT SENGSARA TUHAN
Pengantar:
Inilah mazmur-mazmur yang disusun bapa kita Fransiskus, untuk
menghormati dan memuji sengsara Tuhan. Didaras pada setiap waktu
sembahyang, siang maupun malam. Dimulai dengan ibadat penutup pada
malam sebelum Jumat Suci karena pada malam itulah Tuhan kita Yesus
Kristus dikhianati dan ditangkap. Beginilah Santo Fransiskus mendaraskan
ibadat ini: Mula-mula ia mengucapkan doa yang diajarkan oleh Tuhan dan
guru kita: Bapa kami yang mahakudus dst, dengan pujian: Kudus, kudus,
6
kudus, seperti terdapat di atas . Setelah mengucapkan pujian itu bersama
“doa”nya, ia mulai dengan antifon: Santa Perawan Maria yang terdapat di
bawah ini, lalu ia mengucapkan mazmur-mazmur tentang Santa Maria;
kemudian ia mengucapkan mazmur-mazmur lain yang dipilihnya sendiri,
dan pada akhir semua mazmur, diucapkannya mazmur-mazmur sengsara.
Setelah selesai mengucapkan mazmur, ia mengulangi antifon: Santa
Perawan Maria. Dengan selesainya antifon itu, selesai pulalah ibadatnya.
7
Bagian 1
UNTUK TRIHARI PEKAN SUCI DAN HARI BIASA DALAM
MASA BIASA
Untuk lbadat Completorium
Antifon: Santa Perawan Maria
Mazmur I
(1) Ya Allah, hidupku telah kuberitahukan
kepada-Mu*
air mataku telah Kautaruh di depan wajah-Mu
(2) Semua musuhku merancangkan yang jahat melawan aku *
dan orang-orang yang mengincar nyawaku Mzm 56:98
6 Yang dimaksudkan ialah UrBap dan Pujlb.
7 Rubrik atau catatan petunjuk yang dicetak rapat ini diambil dari Naskah As, jadi bukan dari
Fransiskus sendiri.
8 Ada beberapa kesulitan dalam usaha mencari kecocokan mazmur-mazmur ini dengan mazmur
dalam kitab suci. Pertama, yang dipakai Fransiskus ialah terjemahan Latin dengan penomoran
mazmur menurut versi Yunani, yang tidak seluruhnya sama dengan versi Ibrani yang diikuti
kitab suci bahasa Indonesia, terbitan LAI/LBI. Kedua, waktu itu ada dua buku mazmur dalam
bahasa Latin, yaitu Psalterium Romanum dan Psalterium Gallicanum, yangjuga tidak persis
sama pembahasaannya. Mana yang diikuti? Ternyata mazmur dalam ibadat ini merupakan
bentuk campuran antara kedua Psalterium itu; pula ada bagian-bagian dari Fransiskus sendiri.
Maka untuk membantu dipilih: 1) Nomor mazmur di pinggir teks disesuaikan dengan kitab
suci Indonesia; 2) Varian menurut kedua buku mazmur Latin ditunjuk dengan R (Romanum)
dan G (Gallicanum) yang ditambahkan pada nomor mazmur yang ditunjuk pada pinggir. Teks
di dalam mazmur yang merupakan teks Fransiskus sendiri dicetak miring.
Karya-karya Fransiskus dari Asisi 11

