Page 8 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian B. Doa, Pujian, Berkat
P. 8
SalMar
3. SALAM KEPADA SANTA PERAWAN MARIA
(1) Salam, Tuan Putri, Ratu Suci, Santa Bunda Allah, Maria;
Engkau adalah perawan yang dijadikan Gereja,
2
(2) dipilih oleh Bapa Yang Mahakudus di surga, dan
dikuduskan oleh Dia
3
bersama dengan Putra terkasih-Nya Yang Mahakudus
serta Roh Kudus Penghibur.
(3) Dalam dirimu dahulu dan sekarang
ada segala kepenuhan rahmat dan segalanya yang baik.
(4) Salam, istana-Nya;
salam, kemah-Nya;
salam, rumah-Nya.
(5) Salam, pakaian-Nya;
salam, hamba-Nya;
salam, bunda-Nya,
4
serta kamu semua, keutamaan yang SUCi,
yang oleh rahmat dan penerangan Roh Kudus
ke dalam hati kaum beriman,
untuk membuat mereka yang tidak setia
menjadi setia kepada Allah.
2 "perawan yang dijadikan Gereja" adalah ungkapan yang berakar dalam teologi
patristik dan awal abad pertengahan, arus tradisi yang mempengaruhi Fransiskus.
Sesudahnya, ungkapan ini jarang dipakai, dan lebih dikenal sebutan "perawan
selamanya" (= virgo perpetua). Sebutan tentang Maria sebagai "perawan yang
dijadikan Gereja" (= virgo ecclesia facta) harus diartikan dalam hubungan dengan
ayat berikutnya.
3 Maria pastilah orang pertama yang dikuduskan menjadi Gereja oleh Tiga Pribadi Ilahi. Hal itu
digarisbawahi oleh ungkapan-ungkapan yang menyusul: istana-Nya, kemah-Nya, rumah-Nya.
4 Keutamaan-keutamaan diberi salam bersama Maria karena itulah anugerah Roh Ku . dus yang
menghiasi Maria, sehingga menjadi tempat kediaman Allah Tritunggal karena iman dan
kesetiaannya. Juga orang beriman dicurahi keutamaan yang sama, agar mereka percaya dan
setia kepada Allah seperti Maria, dan dengan demikian juga menjadi tempat kediaman Allah
Tritunggal. Jalan pikiran yang sama terdapatjuga dalam lSurBerim 1: 10 dan 13; 2SurBerim
48.53.56.
Karya-karya Fransiskus dari Asisi 8

