Page 134 - Proprum Fransiskan
P. 134
133
guna merangsang untuk minum, karena di dalam bejana
pilihan itu ia bersinar dan bercahaya: untuk – kata-Nya –
membawa nama-Ku.
Sebab, seperti api yang dinyalakan setelah ladang dituai
memakan habis onak duri yang kering dan tak berguna;
dan seperti pada terbitnya matahari kegelapan dihalau-
kan, dan maling-maling yang berkeliaran di malam hari
dan para penggangsir rumah bersembunyi, maka demi-
kianlah lidah Paulus yang mewartakan kepada bangsa-
bangsa adalah bagaikan guruh yang mengggelegar,
laksana kilat yang hebat dari api, lebih terang dari pada
matahari terbit menelan habis ketidak-percayaan,
melenyapkan kepalsuan, dan kebenaran pun bercahaya
seperti lilin yang meleleh oleh nyala api yang hebat.
Sebab Nama Yesus disebar-luaskannya di mana-mana
dengan perkataan dan dengan surat, dengan mukjizat dan
teladannya. Sebab dia tekun memuji nama Yesus dan ia
memuliakannya dengan puji syukur. Dan lagi, nama ini
dibawa sang rasul di depan raja-raja dan bangsa-bangsa
sebagai terang. Dengan itu ia menerangi negeri-negeri
dan menyerukan di mana-mana: “Hari sudah larut
malam dan sudah hampir siang. Sebab itu marilah
menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan
mengenakan perlengkapan senjata terang. Marilah kita
hidup dengan sopan.” (Rom 13:;12-13). Ditunjukkannya
kepada semua orang pelita yang bernyala dan bersinar di
atas kaki dian, serta diwartakannya di segala tempat
Yesus itu, bahkan sebagai yang tersalib (1Kor 2:2).
Karena Gereja, mempelai Kristus, selalu bersandarkan
kesaksian-Nya, bersorak sorai bersama sang nabi,

