Page 139 - Proprum Fransiskan
P. 139
138
Tuhan mengangkat para kudus untuk menggiatkan iman
manusia di dunia.
Tuhan adalah setia dalam sabda-Nya. Di dalam Kitab
Suci sering dinyatakan-Nya, bahwa ia akan meninggikan
mereka yang didapati-Nya menyerupai Putera-Nya da-
lam hal kerendahan hati. Tuhan bukan hanya memah-
kotai mereka secara ajaib dengan pujian dan kehormatan
di dalam kerajaan surga, agar kenangan mereka berca-
haya indah dan bersinar mulia di dunia ini. Nah, ini kita
lihat terpenuhi dengan nyata dalam pemeliharaan Santo
Fransiskus. Karena sepanjang hidupnya ia berusaha
keras menjadi hina dina di depan matanya sendiri dan
mata orang lain, maka berdasarkan keputusan Gereja
yang tak dapat keliru dan perjanjiannya yang gemilang,
sudah lama sekali, di seluruh dunia, - Fransiskus dihor-
mati dan dimuliakan dan dimuliakan dan dihormati di
antara para sahabat Allah, yang bertakhta bersama Dia di
surga. Adapun tubuhnya, yang tak kunjung putus
membawa sertanya sengsara dan kematian Kristus
hingga ajalnya, dimasyhurkan dengan tanda-tanda khas
serta mukjizat-mukjizat dari surga dan dimasyhurkan
oleh devosi umat sedemikian rupa, sehingga makamnya
yang mulia patut dihormati jauh lebih leluasa dari pada
tugu-tugu peringatan megah para penguasa di dunia. Dan
memang, belum lagi lewat dua tahun setelah ajalnya, -
ketika orang-orang memperbincangkan tentang pema-
kaman tetap kerangka hamba Allah, - maka untuk mak-
sud itu ditawarkan sebidang tanah dekat tembok kota.
Maka, pendahulu kami, Paus Gregorius IX, menerima
bidang tanah itu menjadi hak milik Takhta Apostolik dan

