Page 360 - Proprum Fransiskan
P. 360
359
Perhatikanlah kemiskinan, kerendahan hati dan kasih
Kristus.
Karena aku ini hamba semua orang, maka aku wajib
melayani dan menyampaikan sabda Tuhanku yang
harum mewangi kepada semuanya; yaitu memaklumkan
sabda Tuhan kita Yesus Kristus, yang adalah sabda Bapa
serta sabda Roh Kudus, yang adalah roh dan kehidupan
(Yoh 6:63). Sekalipun Ia kaya (2Kor 8:9) melebihi
segala-galanya, Ia toh memilih kemiskinan, Ia sendiri
serta perawan Maria, Bunda-Nya. Ia meletakkan kehen-
dak-Nya dalam kehendak Bapa, kata-Nya: “Ya Bapa,
jadilah kehendak-Mu, bukan seperti yang aku kehendaki,
melainkan seperti yang Engkau kehendaki” (Mat
26:39.42). Adapun kehendak Bapa-Nya ialah supaya
Putera-Nya yang terpuji dan mulia yang telah diberikan-
Nya kepada kita dan yang telah lahir bagi kita, memper-
sembahkan diri-Nya dengan penumpahan darah-Nya
sendiri, yang olehnyasegala sesuatu dijadikan (bdk. Yoh
1:3), tetapi bagi dosa-dosa kita, sambil meninggalkan
teladan bagi kita, agar kita mengikuti jejak-Nya (1Ptr
2:21). Dan Ia menghendaki agar kita sekalian disela-
matkan melalui Dia, dan agar kita menyambut Dia
dengan hati yang suci dan badan yang murni.
Alangkah bahagia dan terberkatilah orang yang men-
cintai Allah dan berbuat sebagaimana Tuhan sendiri
bersabda dalam Injil: “Cintailah Tuhan Allahmu dengan
segenap hatimu dan dengan segenap akal budimu, dan
cintailah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mat
22:37.39). Karena itu marilah kita mencintai Allah dan
menyembah Dia dengan hati yang suci dan dengan budi

