Page 361 - Proprum Fransiskan
P. 361
360
yang murni. Sebab Ia sendiri menuntut itu melampaui
segala-galanya, kata-Nya: “Penyembah-penyembah yang
benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan Kebe-
naran” (Yoh 4?23). Dan hendaklah kita mengucapkan
pujian serta doa kepada-Nya siang dan malam “dengan
tidak jemu-jemunya” (Luk 18:1). Kita wajib berpuasa
dan berpantang dari cacat-cacat dan dosa-dosa, dari
makan dan minum secara berlebihan dan kita harus
katolik. Kita juga wajib mengunjungi gereja-gereja dan
harus menaruh rasa hormat dan takzim kepada para
rohaniwan, bukan pertama-tama karena orangnya
sendiri, sebab bisa jadi mereka itu pendosa, melainkan
karena tugas dan pelayanan Tubuh dan darah Kristus
Yang Mahakudus, yang mereka kurbankan di atas altar
dan mereka sambut dan mereka bagikan kepada orang-
orang lain. Kita semua mesti dengan yakin menyadari,
bahwa tidak seorang pun dapat diselamatkan, selain oleh
firman kudus serta Darah Tuhan kita Yesus Kristus,
yang disampaikan dan diwartakan dan dihidangkan oleh
para rohaniwan. Terutama para biarawan yang sudah
mengingkari dunia, wajib mengerjakan hal-hal yang
lebih banyak dan lebih besar, tetapi hal-hal ini janganlah
mereka abaikan (bdk. Luk 11:42).
Kita harus mencintai musuh-musuh kita dan berbuat
baik kepada orang yang membenci kita (Luk 6:27). Kita
harus menepati perintah-perintah dan nasihat-nasihat
Tuhan kita Yesus Kristus. Kita harus menyangkal diri
kita sendiri serta menundukkan tubuh kita di bawah kuk
pengabdian serta ketaatan suci, sebagaimana sudah
dijanjikan tiap-tiap orang kepada Tuhan. Kita tak boleh

