Page 61 - Proprum Fransiskan
P. 61

60
        bahwa aku telah menyimpang dari kehendak dan perke-
        nanan  Allah,  meski  dalam  hal  yang  kecil  sekali,  maka
        hatiku tinggal tanpa hiburan apa pun. Memang aku tidak
        menjadi  bingung  dan  gelisah  karenanya.  Tetapi  suatu
        kesesakan  batin  yang  amat  dalam  dan  amat  besar
        mencekam aku sehingga, kalau saya tidak keliru, hal itu
        justru lebih melemahkan tenagaku daripada penderitaan
        badaniah.
        Aku sepenuhnya tertuju kepada menepati apa saja yang
        direncanakn  Allah  atas  diriku.  Dan  untuk  mengatakan-
        nya  secara  singkat,  pembimbingku  yang  terkasih:
        dengan  cara  itulah  aku  ingin  menerangkan  penyerupa-
        anku yang total dengan Tuhanku Yesus Kristus; sebab,
        dengan cara lain, tidak dapatlah aku mencontohnya.
        Aku menginginkan suatu hubungan yang erat, akrab dan
        dalam dengan Allah, meski amat kering serta pahit, dan
        jauh  dari  perasaan  apa  pun.  Aku  hendak  mengerjakan
        mukjizat-mukjizat  paling  mulia  di  dunia;  aku  hendak
        menghabiskan  setiap  malam  dengan  doa  tanpa  perlu
        tidur; aku ingin supaya semua orang yang kuajak bicara
        atau pun kupandang itu, bertobat. Aku hendak ..., ah, ...
        tahukah  aku  apa  yang  kuinginkan?  Karena  itu  hatiku
        diliputi  kehampaan.  Sengsara  paling  besar  bagi  orang-
        orang  kudus,  -  pada  hematku  –  adalah  tidak  terpuas-
        kannya hati mereka, yang menyebabkan bahwa rencana-
        rencana  yang  mereka  mulai  untuk  memuliakan  Allah,
        tidak dapat mereka wujudkan sepenuhnya.
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66