Page 64 - Proprum Fransiskan
P. 64

63
        kepada-Nya  bahwa  Dia  telah  memanggilku  memasuki
        kehidupan  religius,  di  mana  saya  telah  menemukan
        kedamaian  dan  kegembiraan  yang  sedemikian  besar,
        seperti yang belum pernah saya alami dalam hidupku di
        dunia  ini.  Rencana  hidupku  adalah  sebagai  berikut  ini:
        untuk  mencintai  dan  menderita,  selalu  merenungkan,
        memuja  dan  mengagumi  cinta  Tuhan  yang  tak
        terlukiskan terhadap makhluk-makhluk-Nya yang paling
        sederhana sekali pun.
        Tak  ada  sesuatu  pun  yang  sungguh  merupakan  peng-
        halang  bagiku,  karena  saya  selalu  dipersatukan  dengan
        Tuhan  kita  yang  terkasih.  Pada  kenyataannya,  semakin
        banyak  yang  harus  saya  kerjakan,  semakin  erat  saya
        merasa dipersatukan dengan Tuhan. Lalu saya pun dapat
        berbicara  dengan  Tuhan  dengan  cara  yang  akrab,
        bagaikan seorang anak terhadap bapanya. Saya berbicara
        kepada-Nya  dalam  doa-doa  dan  kerinduan-kerinduan.
        Saya  memberitahukan  kepada-Nya  segala  sesuatu  yang
        membebani  jiwaku,  dengan  percaya  diri  bagaikan
        seorang anak.
        Dan bila sesekali saya jatuh dalam dosa, dengan rendah
        hati  saya  mohon  pengampunan,  hanya  dengan  permo-
        honan  untuk  dapat  menunjukkan  diriku  sendiri  sebagai
        seorang  anak  yang  baik  dan  taat  kepada  bapanya  yang
        penuh  kasih  dan  supaya  dapat  mencintainya  dengan
        kasih  yang  lebih  besar  lagi.  Untuk  mempraktekkan
        kelembutan  dan  kerendahan  hati,  saya  hanya  perlu
        memandang  pada  Yesus  yang  tersalib  dan  saya  belajar
        bagaimana  saya  harus  berlaku  dalam  pelbagai  macam
        keadaan.  Demikianlah  saya  belajar  kerendahan  hati,
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69