Page 157 - Proprum Fransiskan
P. 157

156
        Bacaan I

        Pembacaan  dari  Kitab  Kebijaksanaan  (Keb  6:12-
        16;7:7-15)
        Kebijaksanaan  ditemukan  oleh  mereka  yang  menca-
        rinya.
        Kebijaksanaan  bersinar  dan  tak  dapat  layu,  mudah
        dipandang  oleh  yang  kasih  kepadanya,  dan  ditemukan
        oleh  mereka  yang  mencarinya.Ia  mendahului  memper-
        kenalkan diri kepada yang ingin kepadanya.
        Barangsiapa  pagi-pagi  bangun  demi  kebijaksanaan  tak
        perlu  bersusah  payah,  sebab  ditemukannya  duduk  di
        dekat  pintu.Merenungkannya  merupakan  pengertian
        sempurna, dan siapa yang berjaga karena kebijaksanaan
        segera akan bebas dari kesusahan.

        Sebab  ia  sendiri  berkeliling  mencari  orang  yang  patut
        baginya,  dan  dengan  rela  memperlihatkan  diri  kepada
        mereka  di  jalan,  pada  tiap-tiap  pikiran  dijumpainya.
        Maka itu aku berdoa dan akupun diberi pengertian, aku
        bermohon  lalu  roh  kebijaksanaan  datang  kepadaku.
        Dialah  yang  lebih  kuutamakan  dari  pada  tongkat  kera-
        jaan dan takhta, dan dibandingkan dengannya kekayaan
        kuanggap  bukan  apa-apa.Permata  yang  tak  terhingga
        nilainya tidak kusamakan dengan dia, sebab segala emas
        di  bumi  hanya  pasir  saja  di  hadapannya  dan  perak
        dianggap lumpur belaka di sampingnya.
        Ia kukasihi lebih dari kesehatan dan keelokan rupa, dan
        aku  lebih  suka  memiliki  dia  dari  pada  cahaya,  sebab
        kilau  dari  padanya  tidak  kunjung  hentinya.Namun
        demikian besertanya datang pula kepadaku segala harta
   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162