Page 152 - Proprum Fransiskan
P. 152
151
kosong.” (Luk 1:53). Adakah kalian tidak membaca dan
tidak mendengar, bahwa dalam Injil Mateus tak kan
berkata kepada rasul-rasul-Nya: “Janganlah kamu kuatir
dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah
yang akan kami minum? Bapakmu di surga kan tahu,
bahwa kamu memerlukan semuanya itu.” (Mat
6:31.32b). “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-
Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1Ptr 5:7).
Hai hamba Allah yang berbahagia, ingatlah akan kemis-
kinan Tuhan kita Yesus Kristus yang miskin; camkanlah
dalam hatimu kemiskinan bapamu Fransiskus yang
miskin, ingatlah akan kemiskinan ibumu Klara; dan
dengan segala usaha dan segenap pengerahan diri,
berpautlah kepada kemiskinan dan peluklah tuan puteri
kemiskinan itu, dan demi nama Tuhan, janganlah
mencintai sesuatu lain dari pada kemiskinan, bukan
kehormatan, bukan barang jasmani apa pun dan bukan
pula kekayaan. Tetapi berusahalah menepati dengan
teguh kemiskinan suci yang telah kamu ikrarkan.
Memiliki dan mencintai kekayaan sia-sia, mencintai
kekayaan dan tidak memilikinya itu berbahaya. Memi-
liki kekayaan tetapi tidak mencintainya itu melelahkan.
Maka itu tidak memkiliki dan tidak mencintai kekayaan
itu bermanfaat dan bebas dari kekhawatiran itu meng-
gembirakan, dan merupakan suatu tindakan keutamaan
yang sempurna. Dari sebab itu, nasihat dan teladan
Tuhan tentang kemiskinan, harus menggerakkan dan
menyemangati setiap umar Kristiani akan cinta kasih
kepada kemiskinan. Kemiskinan yang berbahagia, beta-
pa engkau membuat pencintamu terkasih di hadapan

