Page 22 - Proprum Fransiskan
P. 22
21
Ya Allahku, bualahh agar aku layak memahami misteri
tertinggi, yang diperbuat oleh kasih-Mu yang amat
bernyala-nyala dan tak terperikan, dan yang tercurah dari
Tritunggal sendiri yakni misteri Inkarnasi teramat kudus,
pangkal keselamatan kami. Inkarnasi itulah yang telah
mengerjakan pada kami dua hal yaitu: melimpahi kami
dengan kasih dan membuat kami mendapat kepastian
tentang keselamatan kami.
Sungguh kasih yang tak terselami! Tidak ada kasih yang
lebih besar dari pada kasih itu, yakni bahwasanya
Allahku menjadi manusia, untuk mengilahikan aku.
Sungguh kasih yang mengosongkan diri! Engkau
mengambil diri-Mu untuk memperkaya aku, tatkala
Engkau mengambil rupa kami. Tentu saja Engkau tidak
mengosongkan diri-Mu menjadi susut. Tetapi kedalaman
Inkarnasi itu membuat aku mencetuskan kata-kata
sehebat ini: sungguh, yang tak terselami telah menjadi
terselami! Sungguh, Engkau tidak diciptakan, telah
menjadi ciptaan! Sungguh, yang tidak terduga, kini
menjadi terduga! Engkau, yang tidak dapat diraba, kini
menjadi teraba!
Tuhan, buatlah aku layak memandang kedalaman kasih
yang amat tinggi itu, yang Kaunyatakan kepada kami di
dalam Inkarnasi yang amat kudus itu. Tuhan yang tak
terciptakan, buatlah aku layak mengenal lubuk cinta
hati-Mu yang amat bernyala-nyala itu.
Buatlah aku layak memahami kasih yang tak terhingga
itu, yang Kaunyatakan kepada kami, tatkala Engkau
menunjukkan kepada kami Putera-Mu Yesus Kristus di
dalam Inkarnasi, dan bagaimana Putera-Mu itu

