Page 27 - Proprum Fransiskan
P. 27

26
        mempertanggung-jawabkannya dalam pengadilan kelak.
        Jadi, jika engkau hendak menghasilkan buah roh, maka
        engkau  harus  mematiragakan  dagingmu.  Yohanes
        menunjukkan  kepada  kita,  dengan  teladan  Kristus:
        “Jikalau  biji  gandum  tidak  jatuh  ke  dalam  tanah  dan
        mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan
        menghasilkan banyak buah” (Yoh 12:24). Jadi, jika kita
        bersama Kristus yang telah mati, - bahkan mati disalib –
        mau  memetik  buah  kayu  salib  itu,  maka  kita  mesti
        disalibkan  bersama  Dia,  agar dapat menghasilkan  buah
        rohani.
        Saudara-saudara terkasih, barangsiapa hendak menemu-
        kan  Tuhan,  ia  menemukan-Nya  di  Salib.  Siapa  yang
        meninggalkan  salib,  meninggalkan  Tuhan  juga.  Siapa
        yang diliputi dengan keinginan kepada salib dan kepada
        Tuhan, menemukan Tuhan di sana. Dan ia menemukan-
        Nya  bukan  dengan  tangan  kosong,  melainkan  dengan
        curahan rahmat.
        Lagu Bergilir
        P:Saudara-saudara,   demi  kemurahan  Allah  aku
        menasehatkan  kamu,  supaya  kamu  mempersembahkan
        tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus
        dan  yang  berkenan  kepada  Allah.  U:Itulah  ibadatmu
        yang  sejati.P:Janganlah  kamu  menjadi  serupa  dengan
        dunia  ini,  tetapi  berubahlah  oleh  pembaruan  budimu,
        sehingga  kamu  dapat  membedakan  mana  kehendak
        Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan
        yang sempurna.U:Itulah ibadatmu yang sejati.
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32