Page 287 - Proprum Fransiskan
P. 287

286
        publisistik  di  Nagasaki.  Kembali  ke  Polandia,  ia  lagi
        bergiat  di  negerinya.  Tak  lama  kemudian  Polandia
        diduduki kaum Nazi Jerman. Ia ditawan Gestapo (Polisi
        rahasia)  dan  dimasukkan  kamp  konsentrasi  kota
        Auschwitz. Atas permintaannya sendiri ia menggantikan
        seorang bapak keluarga, yang dihukum mati di kamp itu,
        dan ia dijebloskan ke dalam “sel lapar”. Ia meninggal
        selaku martir cinta kasih dalam tahun 1941.
        Rumus  umumSeorang  Martir,  Ibadat  Harian  hlm  888,
        kecuali:

        Bacaan I
        Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.

        Bacaan II
        Pembacaan  dari  surat  Santo  Maximilianus  Maria
        Kolbe.
        Untuk penyelamatan dan pengudusan jiwa-jiwa dituntut
        kegiatan apostolis.
        Saudara terkasih, saya diliputi dengan sukacita besar atas
        semangat  Anda  yang  bernyala-nyala  dengan  mengu-
        sahakan  bertambahnya  kemuliaan  Allah.  Dengan  amat
        sedih kita melihat, bahwa dewasa ini menjalar penyakit
        menular yang disebut indifferentisme, dan bukan hanya
        di  kalangan  kaum  awam,  melainkan  juga  di  kalangan
        para  biarawan.  Karena  itu  haruslah  pertama-tama  dan
        lebih-lebih  menjadi  urusan  kita,  untuk  memuliakan
        Allah  sejauh  itu  mungkin  sesuai  dengan  keterbatasan
        kita,  karena  Allah  patut  mendapat  kemuliaan  yang  tak
        terhingga. Tentu saja kemuliaan yang selayaknya itu kita
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292