Page 289 - Proprum Fransiskan
P. 289

288
        terakhir  segala  ciptaan.  Oleh  karena  itu  Dia  sendirilah
        yang  memberitahukan  kehendak-Nya  yang  patut
        disembah  kepada  kita  melalui  wakil-Nya  di  dunia  dan
        menarik kita kepada diri-Nya, dan oleh karena itu pun Ia
        mau menarik jiwa-jiwa lain (yang lain-lain) kepada diri-
        Nya  melalui  kita  dan  mempersatukan  mereka  dalam
        kasih  sempurna  dengan  diri-Nya  melalui  kita  dan
        mempersatukan  mereka  dalam  kasih  yang  sempurna
        dengan  diri-Nya.  Saudara  terkasih,  lihatlah  betapa
        besarnya  nilai  pangkat  kita  itu  oleh  karena  kerahiman
        Allah  itu!  Dalam  ketaatan  kita  melampaui  kekurangan
        kita  dan  disamakan  dengan  kehendak  Ilahi;  sebab  ini
        menghantar  kita  ke  dalam  kebijaksanaan-Nya  yang  tak
        terhingga dan kearifan-Nya untuk berbuat tepat. Ya kita
        menjadi lebih kuat daripada semua, apabila kita pasrah
        kepada  kehendak  Ilahi  yang  tidak  dapat  ditentang
        makhluk mana pun jua. Inilah lorong kebijaksanaan dan
        kearifan. Inilah jalan satu-satunya kita dapat memuliakan
        Allah dengan sebaik-baiknya. Seandainya ada jalan lain
        yang lebih baik, niscaya Kristus menunjukkan itu kepada
        kita dengan sabda serta teladan-Nya. Tetapi Kitab Suci
        meringkaskan  tinggal-Nya  di  Nasaret  bertahun-tahun
        lamanya  dengan  perkataan  ini:  “Ia  tunduk  kepada
        mereka”  (Luk  2:51).  Pun  jalan  hidup  selanjutnya
        bertandakan ketaatan, dengan dinyatakan secara ringkas:
        “Ia  datang  ke  dunia  untuk  melakukan  kehendak  Bapa-
        Nya”. Saudara terkasih, kita ingin amat mengasihi Bapa
        surgawi  yang  maha  baik.  Bukti  kasih  sempurna  kita
        hendaknya  ketaatan  kita,  khususnya  jika  dituntut  dari
        kita  pengurbanan  kehendak  kita  sendiri.  Untuk  maju
   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293   294