Page 288 - Proprum Fransiskan
P. 288
287
insan yang lemah ini tidak pernah mampu memberikan-
nya. Kemuliaan itu bersinar dengan cahaya cemerlang
lebih-lebih dalam menyelamatkan jiwa-jiwa yang telah
ditebus Kristus dengan darah-Nya sendiri. Karena itu
haruslah menjadi tugas hidup berasulan yang mendesak
dan utama, untuk mengusahakan penyelamatan dan
pengudusan banyak jiwa. Sekarang saya hendak meng-
utarakan dengan perkataan singkat, mana jalan yang
tepat untuk tujuan ini, yakni kemuliaan Allah dan
pengudusan jiwa-jiwa. Allah sebagai Pengetahuan dan
Kebijaksanaan itu sendiri tahu dengan sebaik-baiknya,
apa yang harus selalu kita perbuat untuk mencapai
kemuliaan-Nya. Apa yang dikehendaki-Nya, ditunjuk-
kan-Nya kepada kita lebih-lebih dengan wakil-Nya di
dunia. Adalah ketaatan, yah hanya ketaatanlah yang
memberitahukan dengan pasti kehendak Ilahi itu.
Memang mungkinlah seorang pembesar keliru, tetapi
tidak mungkinlah kita ini keliru, jika kita mengikutinya
dalam ketaatan. Tidak usah dituruti, jika ia memerintah-
kan sesuatu yang terang-terangan melanggar perintah
Allah, pun dalam hal yang kecil-kecil. Ini tidak sesuai
dengan kehendak Allah dan dalam hal iniorang beriman
tidak diwajibkan untuk taat.
Allah, ya Allah semata-mata adalah Tuhan yang tak
terhingga, bijaksana, kudus dan baik hati. Pencipta dan
Bapa, Awal dan Akhir, Kebijaksanaan dan Kekuasaan
dan Kasih: semuanya itu adalah Allah itu sendiri.
Semuanya yang ada di luar Allah hanya mempunyai
nilai apabila itu dihubungkan dengan Allah. Ia adalah
Asal segala sesuatu, Penebus bangsa manusia dan tujuan

