Page 408 - Proprum Fransiskan
P. 408

407
        “Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan, dan yang
        Kauajari  dari  Taurat-Mu  (bdk.  Mzm  94:12).  Aku
        benarkan, bahwa tak seorang pun dapat bijaksana, selain
        orang  yang  telah  diajari  rahmat  Roh  Kudus.  Menurut
        nabi  Daud,  yang  berbahagia  dan  sungguh  bijaksana
        hanyalah orang yang diajari Tuhan dan diberi pelajaran
        tentang  hukum  Taurat.  Sebab  hanya  “Taurat  Tuhan itu
        sempurna”  (bdk.  Mzm  19:8)  dan  tak  bercela.  Hanya
        hukum Tuhan yang membawa jiwa kepada keselamatan.
        Tetapi ajaran hukum ini, yaitu pengajarannya tidak saja
        harus  dicari  di  luar,  dalam  bentuk  huruf,  tetapi  lebih-
        lebih  oleh  hati  sanubari  yang  saleh.  Ajaran  itu  patut
        diinginkan  dalam  kekuatan  Roh  Kudus,  sebab  Dia
        semata-matalah  yang  mengajari  dalam  batin.  Dia
        semata-matalah yang dapat mengubah kekerasan hukum
        lahir  menjadi  kenikmatan  batin.  Hukum  Tuhan
        mengajarkan apa yang harus diperbuat, apa yang harus
        dielakkan,  apa  yang  harus  diimani,  apa  yang  harus
        dimohon, apa yang harus diinginkan dan apa yang harus
        ditakuti. Hukum itu mengajar untuk menjadi murni dan
        tak bercela, mengajar untuk menjadi apa yang dijanjikan
        dan menangisi pelanggarannya; ia mengajar mengaibkan
        yang  duniawi  dan  menolak  nafsu  daging;  untuk  meng-
        arahkan  segenap  hati,  segenap  jiwa  dan  segenap  akal
        budi  (bdk.  Mat  23:37)  kepada  Yesus  Kristus  semata-
        mata.
        Dibandingkan dengan ajaran ini, maka seluruh kebijak-
        sanaan  duniawi  adalah  bodoh  dan  tolol.  Siapa  yang
        bukan  pelupa  melainkan  pelaksana  setia  ajaran  ini,
        adalah  sungguh  bijaksana  dan  sungguh  berbahagia.
   403   404   405   406   407   408   409   410   411   412   413