Page 409 - Proprum Fransiskan
P. 409
408
Untuk dapat mematikan cacat-cacat, untuk dapat ber-
kembang dalam rahmat dan untuk mencapai kesempur-
naan tertinggi dalam segala keutamaan, tidak ada sesuatu
pun yang lebih baik dan tidak dapat dipikirkan sesuatu
yang lebih berguna daripada kasih. Hanya kasihlah yang
memiliki kekuatan sedemikian pada dirinya sehingga
kasih semata-mata menutup neraka dan membuka surga;
ia semat-mata yang memberi harapan akan keselamatan,
ia semata-mata membuat orang berkenan kepada Allah.
Kasih mengandung kekuatan begitu rupa dalam dirinya,
sehingga di antara segala keutamaan, dialah satu-satunya
dinamakan “keutamaan”. Siapa yang memilikinyua,
adalah kaya, terberkati dan berbahagia; siapa yang tidak
memilikinya, adalah miskin, papa dan malang. Jadi
karena kasih itu keutamaan yang begitu besar, maka
harus diusahakan lebih dari segala keutamaan lainnya;
dan itu pun bukan sembarang kasih, melainkan hanya
kasih yang mengasihi Allah melebihi segala sesuatu dan
yang mengasihi sesama manusia demi Allah. Bagaimana
engkau mesti mengasihi Penciptamu, diajarkan oleh
Sang Pengantin sendiri kepadamu, dalam Injil:
“Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu,
dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal
budimu” (Mat 22:27). Hai hamba Yesus Kristus yang
terkasih, perhatikanlah, kasih mana diharapkan kekasih-
mu Yesus, dari padamu. Kekasihmu menghendaki
dengan pasti agar engkau menyerahkan segenap hatimu,
segenap jiwamu dan segenap akal budimu kepada kasih-
Nya, sehingga sama sekali tak ada orang lain satu pun
yang menempati bagian mana pun bersama-Nya dalam
segenap hatimu, segenap jiwamu dan segenap akal

