Page 436 - Proprum Fransiskan
P. 436

435
        sehingga engkau lebih menyukai keindahan dunia, entah
        kehormatan,  entah  ibu  bapa,  dari  pada  Allah.”  Nah,
        apabila  cinta  hatimudikuasai  oleh  apa  pun  dari  hal-hal
        duniawi, maka engkau tidak mencintai dengan segenap
        hati. Aku minta kepadamu, hai hamba Kristus, janganlah
        engkau  terkecoh  dalam  kasihmu.  Apabila  engkau
        mengasihi  barang  sesuatu  yang  tidak  kaukasihi  dalam
        Allah  atau  demi  Allah,  maka  engkau  tidak  lagi
        mengasihi  dengan  segenap  hati.  Apabila  engkau
        mengasihi sesuatu, yang karena kasih kepadanya engkau
        tidak  maju  dalam  kasih  Allah,  maka  engkau  tidak
        mengasihi dengan segenap hati. Apabila engkau menga-
        sihi sesuatu yang untuk kasihnya engkau melalaikan apa
        yang  diwajibkan  kepadamu  oleh  Kristus,  maka  engkau
        pun tidak mengasihi lagi dengan segenap hati.
        Bukan hanya dengan segenap hatimu, tetapi juga dengan
        segenap jiwa, Tuhan dan Allah Yesus Kristus haruslah
        dikasihi.  Apa  gerangan  artinya  dengan  segenap  jiwa?
        Dengarkanlah,  Santo  Agustinus  mengajar  engkau:
        “Mengasihi Allah dengan segenap jiwa ialah mengasihi
        Dia dengan segenap kehendak, tanpa menentang. Sudah
        pasti  engkau  mengasihi  dengan  segenap  jiwamu
        bilamana engkau tidak melakukan apa yang kau kehen-
        daki  atau  apa  yang  dinasihatkan  dunia,  atau  apa  yang
        dibisikkan  dagingmu,  melainkan  bilamana  engkau
        melakukan dengan suka hati tanpa menentang, apa yang
        setahumu  dikehendaki  Allah.  Sudah  pasti  engkau
        mengasihi  Allah  dengan  segenap  jiwa,  bilamana  jika
        perlu,  demi  kasih  kepada  Yesus  Kristus,  engkau  mem-
        pertaruhkan  nyawamu  kepada  maut,  dengan  suka  hati.
   431   432   433   434   435   436   437   438   439   440   441