Page 67 - Proprum Fransiskan
P. 67

66
        biskan  tahun-tahun  terakhir  hidupnya  di  Perugia.  Dia
        meninggal pada tahun 1262.
        Rumus umum Pria Kudus, Biarawan, Ibadat Harian hlm
        936 dan 953, kecuali:

        Bacaan I
        Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.

        Bacaan II
        Pembacaan       dari“Ungkapan-ungkapan       Beato
        Aegidius dari Asisi”.
        Sungguh merupakan sesuatu yang agung untuk bertahan
        sampai mati dalam hidup religius dengan ketekunan dan
        keyakinan.
        Berbicara perihal dirinya sendiri, Aegidius biasa berkata:
        “Saya ingin lebih memilih hidup religius dengan rahmat
        yang lebih kecil daripada hidup di dunia dengan rahmat
        yang  berlimpah-limpah,  karena  di  dunia  terdapat  lebih
        banyak  bahaya  dan  kurang  sarana  bantuan  daripada
        dalam  hidup  religius.  Namun,  seorang  pendosa  lebih
        menakuti  apa  yang  baik  baginya  daripada  apa  yang
        merugikannya,  karena  dia  lebih  takut  mengerjakan
        pertobatan  dan  masuk  dalam  hidup  religius  daripada
        dibebani dosa dan tinggal di dunia.”
        Seseorang  yang  masih  hidup  di  dunia  minta  nasehat
        kepada saudara Aegidius apakah akan menjadi lebih baik
        baginya bila dia masuk hidup religius. Saudara Aegidius
        memberikan  jawaban:  “Bila  seorang  yang  miskin
        mengetahui  adanya  harta  karun  yang  terkubur  dalam
        sebidang tanah milik umum, akankah dia minta nasehat
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72