Page 40 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian A. Peraturan Hidup
P. 40
(AngTBul Bag I)
dalam salah satu pekerjaan baik.
(14) Dan kata-kata ini tercantum dalam anggaran dasar sebelum bulla: AngTBul VII:13
Hendaklah para saudara menjaga, jangan sampai mereka menjadikan
suatu tempat atau suatu hal lainnya sebagai milik mereka dan jangan
mempersengketakannya dengan orang lain.
(15) Demikianlah Orang Kudus itu berkata dalam anggaran dasar
sebelumnya.... Dan lagi: Dimana pun saudara-saudara berada dan di AngTBul VII:15-
16
tempat mana pun mereka bertemu, haruslah mereka saling
menerima dengan saksama dan saling menghormati sebagai manusia
1 Ptr 4:9
rohani, dengan tidak bersungut-sungut. Hendaklah para saudara
menjaga diri, jangan sampai mukanya tampak sedih dan muram
seperti orang munafik; tetapi hendaklah mereka tampak bersukacita
dalam Tuhan dan riang gembira serta cerah-ceria dan penuh rasa
terimakasih sebagaimana mestinya.
(16) Tentang uang yang diketemukan, Orang Kudus itu mengatakan
demikian: Jika kita menemukan uang, hendaklah kita tidak AngTBul VIII:6
mengindahkannya, seperti halnya dengan debu yang kita injak.
(17) (Fransiskus) menyetujui, bahwa bagi orang-orang kusta yang amat
membutuhkan, para saudara boleh meminta sedekah, namun
mereka hendaknya amat berhati-hati terhadap uang. Walaupun AngTBul VM:10-
11.8
mereka menyukai tempat-tempat suci, tempat para saudara
menumpang atau tinggal, namun beliau tidak membiarkan mereka
merninta atau menyuruh minta uang bagi suatu tempat, atau
65
menyertai orang yang meminta uang.
(18) Dan tulisan anggaran dasar pertama berbunyi demikian: Bila perlu,
hendaknya para saudara pergi meminta sedekah. AngTBul IX:3
(19) Hal itu dirumuskannya lebih lanjut dalam anggaran dasar yang
pertama demikian: Bila perlu, hendaknya para saudara pergi bdk Wo 75-81
meminta sedekah. Janganlah mereka merasa malu, tetapi lebih baik AngTBul IX:3-9
mereka ingat, bahwa Tuhan kita Yesus Kristus, Putra Allah yang hidup
dan yang mahakuasa, membuat wajah-Nya bagaikan batu yang Yoh 11:27
Yes 50:7
terkeras dan tidak merasa malu. Ia menjadi miskin dan penumpang
serta hidup dari sedekah. Dia sendiri serta para murid-Nya. Apabila
orang menistakan mereka dan tidak mau memberi kepada mereka,
maka hendaklah mereka mengucap syukur kepada Tuhan sebab dari
penistaan itu mereka akan mendapat kehormatan besar di depan
pengadilan Tuhan kita Yesus Kristus. Baiklah mereka ketahui, bahwa
nista itu ditanggungkan bukan kepada mereka yang menjadi sasaran,
melainkan kepada mereka yang mendatangkan; dan bahwa sedekah
merupakan warisan dan hak, yang wajib diberikan kepada orang
miskin, dan yang diperoleh Tuhan kita Yesus Kristus. Maka saudara-
65 Teks AngTBul dibalik dan dalam bentuk tak langsung. Apakah Hugo yang mengubahnya
ataukah teks yang dipakainya sebagai contoh memang demikian.
40

