Page 59 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian A. Peraturan Hidup
P. 59

Was

                                              8. WASIAT  SANTO FRANSISKUS
                                                           90

                       [1] [I]  Beginilah  Tuhan  menganugerahkan  kepadaku,  Saudara
                       Fransiskus,  untuk  mulai  melakukan  pertobatan.  Ketika  aku  dalam
                       dosa,  aku  merasa  amat  muak  melihat  orang  kusta.   (2) Akan  tetapi
                       Tuhan sendiri menghantar  aku  ke tengah mereka dan aku merawat
                       mereka  penuh  kasihan.   (3) Setelah  aku  meninggalkan  mereka,  apa
                       yang tadinya terasa memuakkan, berubah bagiku menjadi kemanisan
                       jiwa  dan  badan;  dan  sesudahnya  aku  sebentar  menetap,  lalu  aku
                       meninggalkan dunia.

                       (4) Tuhan  memberi  aku  anugerah  dalam  gereja-gereja,  kepercayaan
                       yang sedemikian besar, sehingga aku biasa berdoa secara sederhana
                       denan  kata-kata  ini,   (5) "Kami  menyembah  Engkau,  Tuhan  Yesus
                       Kristus,  di  semua  gereja-Mu  yang  ada  di  seluruh  dunia,  dan  kami
                       memuji Engkau, sebab Engkau telah menebus dunia dengan salib-Mu
                       yang suci”.
                                  91
                       (6) Lalu  Tuhan  menganugerahkan  dan  masih  menganugerahkan
                       kepadaku  kepercayaan  yang  sedemikian  besar  juga  kepada  para
                       imam,  yang  hidup  menurut  peraturan  Gerej  a  Roma  yang  kudus,
                       karena tahbisan mereka, sehingga kalaupun mereka mengejar-ngejar
                                                                              (7)
                       aku, aku tetap mau minta perlindungan pada mereka.  Kalaupun aku
                       begitu  bijaksana  seperti  Salomo  dan  menjumpai  imam-imam  yang
                                                   92
                       amat  malang  di  dunia  ini,   aku  tidak  mau  berkhotbah  di  paroki
                                                                                        (8)
                       tempat  mereka  tinggal  kalau  mereka  tidak  menghendakinya.  Aku
                       menyegani  mereka  dan  semua  lainnya,  mau  mengasihi  dan
                                                              (9)
                       menghormati mereka sebagai tuanku.  Aku tidak mau tahu tentang
                       dosa  di  dalam  diri  mereka  sebab  di  dalam  diri  mereka  aku  dengan
                       jelas  melihat  Putra  Allah,  dan  mereka  itu  adalah  tuanku.   (10) Aku
                       berbuat  demikian  karena  di  dunia  ini  aku  sekalikali  tidak  melihat
                       Putra  Allah  yang  Mahatinggi  itu  secarajasmaniah,  selain  tubuh  dan
                       darah-Nya  yang  mahakudus,  yang  mereka  sambut  dan  yang  hanya
                       mereka sendiri boleh menghidangkan-Nya kepada orang lain.
                       (11) Aku  menghendaki,  agar  misteri  yang  mahakudus  itu  dihormati
                       melampaui  segala-galanya,  disembah  dan  disimpan  di  tempat  yang
                       berharga.  (12) Nama-Nya yang tersuci dan firman-Nya yang tertulis, di
                       mana  pun  kudapati  di  tempat  yang  tidak  semestinya,  mau


                       90    Istilah  wasiat  harus  diartikan  menurut  arti  biblis  dan  bukan  yuridis.  Kiranya  mendekati
                           pengertian perjanjian dalam kitab suci karena dokumen ini mengajak saudara-saudara untuk
                           menghayati ikatan janji kasih antara Allah dan orang pilihan-Nya.
                       91    Doa  ini  jelas  diinspirasikan  oleh  liturgi  Jumat  Suci.  Doa  semacam  itu  sudah  dianjurkan
                           misalnya oleh Gregorius Agung.
                       92    "di dunia ini" (= huius saeculi) bisa juga diterjemahkan: "yang hidup dalam dosa", seperti
                           kiranya dimaksudkan dalam konteks ini.
                                                                 59
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64