Page 60 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian A. Peraturan Hidup
P. 60
Was
kukumpulkan, dan aku minta agar dikumpulkan dan ditaruh di
tempat yang pantas. (13) Juga semua teolog dan mereka yang
menyampaikan firman ilahi yang mahasuci harus kita hormati dan
kita segani sebagai orang yang menghidangkan kepada kita roh dan
kehidupan. bdk Yoh 6:64
(14) [II] Sesudah Tuhan memberi aku sejumlah saudara, tidak seorang
pun menunjukkan kepadaku apa yang harus kuperbuat; tetapi yang
Mahatinggi sendiri mewahyukan kepadaku, bahwa aku harus hidup
menurut pola Injil Suci. (15) Aku pun menyuruh tulis hal itu dengan
singkat dan sederhana, dan Sri Paus mengukuhkannya untukku.
(16) Mereka yang datang untuk memeluk cara hidup ini memberikan
kepada orang miskin segalanya yang mungkin mereka miliki. Mereka
itu puas dengan satu jubah yang dilapisi luar dan dalam, serta tali
Tob 1:3
pinggang dan celana. (17) Kami tidakmaumemiliki lebih dari itu.
93
(18) Kami yang rohaniwan melakukan ibadat harian seperti rohaniwan
lainnya, sedangkan para awam mengucapkan Bapa Kami; dan kami
amat suka tinggal di dalam gerej a-gereja.
94
(19) Kami tidak terpelajar dan menjadi bawahan semua orang. (20) Aku
bekerja dengan tanganku (waktu itu), dan (kini pun) aku mau
bekerja; juga aku sungguh-sungguh menghendaki agar semua
saudara lainnya melakukan suatu pekerjaan sebagaimana layaknya.
(21) Mereka yang tidak menguasai salah satu pekerjaan, hendaknya
belajar, bukan terdorong oleh keinginan menerima upah kerja, tetapi
untuk memberi contoh dan menjauhkan sikap bermalas-malas.
(22) Seandainya kita tidak diberi upah kerja, maka hendaklah kita
berpaling ke mej a Tuhan dengan meminta sedekah dari pintu ke
pintu. (23) Tuhan mewahyukan kepadaku salam yang hendaknya kita
ucapkan, yaitu: Semoga Tuhan memberi engkau damai.
(24) Saudara-saudara hendaknya menjaga, agar mereka jangan sekali-
kali menerima gereja, tempat kediaman sederhana serta apa pun
yang dibangun orang untuk mereka, kecuali kalau itu sesuai dengan
kemiskinan suci yang telah kita janjikan dalam anggaran dasar,
dengan menumpang di situ senantiasa sebagai musafir dan perantau.
bdk 1Ptr 2;11
(25) Kepada saudara sekalian aku memerintahkan dengan keras demi
ketaatan, agar di mana pun berada, janganlah berani meminta
kepada Kuria Roma, entah secara langsung atau melalui seorang
perantara, surat apa pun yang memberikan hak khusus atas gereja
93 "kami" ialah Fransiskus dan saudara-saudaranya yang pertama. Fransiskus sedang mengenang
kembali tindakannya serta saudara-saudara pertama yang dengan berani meninggalkan
segalanya dan puas dengan yang minimal.
94 “suka tinggal di dalani gereja-gereja", bisa berarti untuk berdoa atau singgah (dan bermalam)
di gereja yang kosong, bila mereka tidak mendapatkan tempat lain waktu malam. Hal itu
mungkin karena kelompok yang pertama selalu berkeliling, tanpa tempat kediaman yang tetap.
60

