Page 56 - Karya-Karya Fransiskus Assisi - Bagian A. Peraturan Hidup
P. 56
NyaFran
6. NYANYIAN FRANSISKUS
UNTUK MEMBESARKAN HATI
PEREMPUAN-PEREMPUAN MISKIN
DI SAN DAMIANO
83
(1) Dengarkanlah, hai perempuan-perempuan miskin yang dipanggil
oleh Tuhan,
kamu yang dikumpulkan dari banyak wilayah dan daerah:
(2) Hendaklah kamu selalu hidup dalam kebenaran, sehingga kamu
84
dapat mati dalam ketaatan.
(3) Janganlah memandang kepada kehidupan di luar sebab kehidupan
roh lebih baik.
85
(4) Aku minta kepada kami demi kasih yang besar, agar kami bersikap
bijaksana dalam hal sedekah yang diberikan Tuhan kepada kamu.
86
(5) Mereka yang menanggung beban karena sakit dan lainnya yang
berjerih payah bagi mereka itu; hendaknya menanggungnya dengan
tenteram karena kamu akan melihat betapa berharga jerih payah
87
itu;
(6) sebab setiap orang akan dimahkotai sebagai ratu di surga bersama
88
dengan Perawab Maria.
83 Dokumen ini tidak terdapat dalam edisi K. Esser karena baru ditemukan waktu edisi Esser
sudah selesai dikerjakan. Maka yang dipakai ialah edisi kritis dokumen itu oleh G. Boccali,
Canto di Esortazione di San Francesco per le "Poverelle” di San Damiano, dlm: Franciscana
48 (1978) 5-29. Keterangan lebih lanjut, lht pengantar.
84 "mati dalam ketaatan", berarti setia dalam hidup membiara sampai mati. "Ketaatan" bagi
Fransiskus berarti hidup religius. Bdk AngTBul II:9; AngTBul II: 11 ("diterima ke dalam
ketaatan"); juga AngTBul II:13; II:14 ("menjanjikan ketaatan").
85 "Kehidupan di luar" dan "kehidupan roh": kiranya menunjuk hidup duniawi dengan segala
daya tarik di satu pihak dan hidup religius yang dijalankan atas dorongan Roh di lain pihak.
Akan tetapi, kehidupan di luar juga bisa hanya berarti kehidupan di luar biara. Para suster
Santa Klara yang hidup dalam biara yang sepenuhnya tertutup, memang tidak luput dari
berbagai macam ketegangan psikologis. Maka mereka bisa saja tergoda untuk menengok
kembali penuh nostalgia kepada hidup di luar biara.
86 “sedekah” adalah pemberian Tuhan, Sang Penderma Agung, lht AngTBul IX:8; Was 22; 2Cel
77; KisPan (LegMaj) VII:7.
87 “menanggung dengan tenteram” ungkapan itu dipakai juga dalam NyaMat 11; bdk AngTBul
X:3 “Kamu akan melihat betapa berharga”; tafsiran lain: “kamu akan menjualnya (yaitu jerih
payah) dengan amat mahal.”
88 Orang yang melekat pada kemiskinan akan dijadikan “ahli waris dan raja kerajaan surga”,
AngTBul VI:4. Demikian juga Perempuan-perempuan itu, yang dengan tenteram menanggung
kemiskinan dalam hal kesehatan badan, akan dimahkotai sebagai ratu di surga.
56

