Page 150 - Proprum Fransiskan
P. 150
149
12 JUNI
BEATA YOLENTA
BIARAWATI, ORDO II
(PFAK)
Yolenta lahir sekitar tahun 1235 di Hungaria. Ia puteri
raja Bela dan adik kandung Beata Kunegunda (23 Juli).
Pada tahun 1256 ia menikah dengan Boleslas, pangeran
agung Polandia yang mendapat julukan “si Saleh”,
karena cara hidupnya. Mereka dikaruniai tiga puteri.
Yolenta mengusahakan karya cintakasih, khususnya
membantu orang-orang sakit dan orang-papa. Setelah
suaminya meninggal, ia menjadi Klaris, bersama
seorang puterinya; kemudian ia dipilih menjadi abdis. Ia
menonjol dalam hal doa dan kerendahan hati. Mening-
gal tahun 1298.
Rumus umum Wanita Kudus dan Biarawati, Ibadat
Harian hlm 946 dan 953, kecuali:
Bacaan I
Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.
Bacaan II
Pembacaan dari karya Santo Bonaventura “Perihal
cara hidup kesempurnaan bagi para suster”
Puncak kesempurnaan adalah kemiskinan Injil.
Keutamaan kemiskinan adalah begitu perlu untuk
keutuhan kesempurnaan, sehingga tanpa itu tak seorang
pun dapat menjadi sempurna. Ini dinyatakan Tuhan,

