Page 170 - Proprum Fransiskan
P. 170

169
        Bacaan II

        Pembacaan  dari  riwayat  hidup  Beato  Raymundus
        Lullus, oleh orang yang sezaman dengannya.
        Ia  hanya  bercita-cita  menyebar-luaskan  kerajaan
        Kristus.
        Raymundus  Lullus  dilahirkan  di  Palma,  kepulauan
        Baleares, dari keluarga terkemuka. Di masa mudanya ia
        menjadi  penjawat  kamar  makan  di  istana  raja.  Dike-
        tahuinya  kesia-siaan  dunia.  Maka  ia  mengenakan
        manusia  baru.  Diputuskannya  untuk  menempuh  cara
        hidup  baru,  maka  ditinggalkannya  kesia-siaan  duniawi.
        Satu  hal  yang  selalu  menjadi  pikirannya  ialah:  bagai-
        mana  ia  dapat  memajukan  keselamatan  jiwa-jiwa  dan
        menyebar-luaskan  kerajaan  Kristus  dengan  menunduk-
        kan  kaum  Muslimin.  Untuk  mencapai  cita-citanya  itu,
        maka  didirikannya  sebuah  lembaga  di  negerinya,  di
        mana  saudara-saudara  dina  dilatih  dalam  pelbagai
        bahasa,  khususnya  bahasa  Arab,  untuk  dapat  mewar-
        takan  Injil  Kristus  kepada  kaum  non  kristiani.  Setelah
        rencana  itu  terwujud,  Raymundus  lalu  menyepi.  Ia
        mendaki  bukit  Rando  dan  manjalani  hidup  bertapa
        dengan ulah tapa badani dan kontemplasi. Dengan tekun
        dan dengan rendah hati ia mohon kebijaksanaan kepada
        Tuhan, untuk melaksanakan rencana kerjanya. Sembilan
        tahun  lamanya  ia  tetap  menekuni  cara  hidup  itu.  Dan
        Allah  menerangi  budinya  secara  ajaib,  sehingga  orang
        yang  tidak  terdidik  dalam  ilmu  keallahan  itu,  dapat
        berbicara  dengan  leluasa  dalam  perkara-perkara  Ilahi
        dan  persoalan-persoalan  rohani  yang  mendalam,
        sehingga semua orang kagum.
   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175