Page 171 - Proprum Fransiskan
P. 171

170
        Kamudian, selama empat puluh tahun ia berkelana terus
        seraya  bekerja  untuk  kepentingan  Kristus.  Bilamana  ia
        pergi  ke  Roma,  Avignon,  Paris,  Vienna,  Pisa  atau
        tempat-tempat lain, maka maksudnya ialah memperoleh
        persetujuan dari Paus Honorius IV dan Paus Klemens V
        atau  dari  konsili  Vienna  untuk  mendirikan  seminari-
        seminari guna menghasilkan orang-orang yang teruji dan
        terdidik, yang akan menyebarkan iman Katolik di mana-
        mana.
        Akhirnya  ia  menetap  di  Bugia,  kota  pelabuhan  di
        Aljazair. Sampai di sana, ia mewartakan Yesus Kristus
        sebagai Allah yang benar. Maka ia dijebloskan ke dalam
        penjara  yang  mengerikan  dan  sedianya  akan  dihukum
        mati.  Tetapi  ia  dibebaskan  atas  permintaan  para  peda-
        gang, lalu ia pulang ke negerinya serta menyesal, bahwa
        nasib  yang  paling  baik  direnggut  dari  padanya.  Pada
        kesempatan  lain  ia  berlayar  lagi  dan  tiba  kembali  di
        Bugia. Tetapi segera ia dikenali dan diusir ke luar kota,
        dirajam, lalu ditinggalkan setengah mati. Namun pelaut-
        pelaut yang atas penyelenggaraan Ilahi mendarat di sana,
        menaikkan  orang  yang  setengah  mati  itu  ke  atas  kapal
        mereka.  Tetapi  ketika  pulau  Mayorca  sudah  nampak,
        Raymundus menghembuskan nafasnya yang terakhir.
        Lagu Bergilir

        P: Berbahagialah orang yang bertahan dalam percobaan,
        sebab apabila ia tahan uji, U: Ia akan menerima mahkota
        kehidupan. P: Orang yang bertahan hingga akhir, akan
        selamat. U: Ia akan menerima mahkota kehidupan.
   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175   176