Page 193 - Proprum Fransiskan
P. 193
192
dan jerih payahnya yang tak kenal lelah, ia kehabisan
tenaga dan meninggal pada tahun 1610.
Rumus umum Gembala Umat, Ibadat Harian Hlm 908,
kecuali:
Bacaan I
Lihat petunjuk Penanggalan Liturgi.
Bacaan II
Pembacaan dari riwayat hidup Santo Fransiskus
Solanus, yang ditulis oleh seorang yang sezaman.
Allah jiwaku, betapa manisnya Engkau: dimuliakanlah
Engkau.
Seluruh kehidupan hamba Allah, Fransiskus Solanus,
merupakan salib dan kemartiran. Namun, untuk
memperoleh janji-janji Ilahi sebagai ganjaran untuk
kesabaran Kristiani, selama dua bulan sebelum
meninggal ia mesti merasakan sakit yang lebih hebat,
ditambah demam keras yang memaksa dia berbaring
sepenuhnya di tempat tidur.
Tiada kelemahan satu pun dapat mencegah dia dari
berdoa. Tetapi selama hari-hari terakhir, kontemplasinya
membubung begitu tinggi, sehingga seakan-akan ia
selalu tinggal di antara para malaikat, sampai melupakan
keperluan-keperluan tubuhnya. Maka orang mengira, -
dan ini menurut pendapat para dokter berpengalaman –
bahwa hidupnya diperpanjang begitu lama oleh sebuah
mukjizat. Doa singkat yang amat disayanginya ialah:
“Dimuliakanlah Allah!” atau doa singkat semacam itu,
yang diselang-selinginya dengan amat mesra. Kadang-

