Page 200 - Proprum Fransiskan
P. 200

199
        bagi  manusia.  Maka  itu  aku  memutuskan  berjodoh
        dengannya  sepanjang  umur  hidupku,  sebab  aku  tahu
        bahwa  diberinya  aku  nasehat  yang  baik  dan  menjadi
        penghibur  dalam  kesusahan  dan  kemasygulan.  Berkat
        kebijaksanaan  aku  akan  mendapat  kemuliaan  pada
        rakyat, dan meskipun masih muda menjadi terhormat di
        antara  orang-orang  yang  tua.  Akan  ternyata  aku  cepat
        dalam  pengadilan,  dan  akan  dikagumi  oleh  para  pem-
        besar. Kalau aku berdiam diri mereka akan menunggu,
        dan  jika  aku  berbicara,  niscaya  mereka  dengarkan;
        kalaupun  aku  memperpanjang  bicaraku,  mereka
        menaruh tangannya di mulut. Berkat kebijaksanaan aku
        akan memperoleh kebakaan dan meninggalkan kenangan
        abadi pada mereka yang menyusulku.
        Setelah  masuk  ke  dalam  rumahku  aku  mendapat  kete-
        nangan pada kebijaksanaan, sebab pergaulan dengannya
        tidak  mengandung  kepahitan,  dan  hidup  bersama
        dengannya tidak mengenal kesedihan, melainkan hanya
        keriangan hati dan sukacita melulu.
        Setelah  semuanya  itu  telah  kupikirkan  dalam  hati  dan
        telah  kurenungkan  di  dalam  batin,  yaitu:  bahwa  keba-
        kaan terkandung dalam keakraban dengan kebijaksanaan
        dan  kesenangan  yang  luhur  hidup  dalam  persahabatan
        dengannya, kekayaan yang tak kunjung habis terdapat di
        dalam jerih payah tangannya, dan pengertian ditemukan
        dalam  menjaga  pergaulan  dengan  dia  serta  nama  yang
        harum dalam percakapan dengannya, maka aku berjalan
        keliling  sambil  mencari,  bagaimanakah  aku  dapat
        membawa  kebijaksanaan  masuk  pada  diriku.Memang
   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204   205