Page 376 - Proprum Fransiskan
P. 376
375
orang gila. Akhirnya raja menyuruh orang menjebloskan
mereka ke dalam penjara dan membelenggu mereka.
Dari dalam penjara saudara-saudara suci itu menulis
surat dengan cucuran air mata kepada tuan Hugo, imam
kepala jemaat di Genoa, serta kepada dua saudara, yaitu
yang satu dari Ordo Saudara Dina dan yang lain dari
Ordo para Pengkhotbah, yang waktu itu datang dari
pusat kerajaan Sarasin; juga kepada umat Kristiani
lainnya di Ceuta, yang bunyinya: “Terpujilah Allah dan
Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh
belaskasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia
menghibur kami dalam segala penderitaan (2Kor 1:3).
Tuhan menyediakan hewan untuk kurban bakaran bagi
bapa bangsa Abraham. Karena perintah Tuhan ia pun
pergi dari negerinya tanpa mengetahui ke mana mesti
pergi. Maka hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai
kebenaran dan ia pun disebut sahabat Allah (bdk. Yak
2:23). Demikianlah,orang yang bijaksana hendaknya
menjadi bodoh untuk sungguh menjadi orang bijaksana,
karena kebijaksanaan dunia ini adalah kebodohan di
hadapan Allah.” (1Kor 3:19).
Hendaklah kalian maklum, bahwa Tuhan Yesus Kristus
yang telah menderita untuk kita, telah berkata: “Pergilah,
wartakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mrk 16:15);
dan lagi: “Seseorang hamba tidak lebih tinggi daripada
tuannya”; dan “Jikalau mereka telah menganiaya aku,
mereka pun akanmenganiaya kamu” (Yoh 15:20). Ia
telah memimpin langkah-langkah kita pada jalan-Nya,
untuk pujian-Nya serta untuk keselamatan kaum beriman
dan kehormatan umat Kristiani; juga bagi kematian serta

