Page 377 - Proprum Fransiskan
P. 377
376
hukuman orang tak beriman, sebagaimana dikatakan
sang rasul: “Bagi Allah, kami adalah bau yang harum
dari Kristus (2Kor 2:15); bagi yang satu bau kehidupan
yang menghidupkan dan bagi yang lain, bau kematian
yang mematikan (2Kor 2:16). Sebab Kristus berkata:
“Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata
kepada mereka, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi
sekarang mereka tidak mempunyai dalih bagi dosa
mereka” (Yoh 15:22). Karena itu, nama Kristus telah
kami wartakan di hadapan raja dan dinyatakan bahwa
dalam nama lain tidak ada keselamatan; dan hal itu telah
dibuktikan dengan alasan-alasan yang hidup dengan
bantuan seorang juru bahasa, di hadapan orang-orang
bijaknya. Maka itu: “Hormat dan kemuliaan sampai
selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang
kekal, yang tak nampak, yang Esa! (1Tim 1:17). Maka
pada hari Minggu pagi tgl 10 Oktober, sementara kami
yang lain-lain melakukan ibadat Ilahi, maka saudara-
saudara itu dibawa dari penjara ke hadapan raja. Mereka
ditanyai, apakah mereka menyesal karena telah
mengatakan hal-hal semacam itu yang melawan hukum
dan melawan Mohamad. Mereka menjawab tidak, dan
sebaliknya malah mengukuhinya sambil menambahkan,
bahwa tidak ada keselamatan bagi mereka dalam hukum
yang dipegangnya itu dan bahwa mereka tidak dapat
diselamatkan selain dibaptis dan percaya kepada iman
akan Yesus Kristus. Dan demi Kristus itu, mereka
bersedia mati. Lalu dengan bercucuran air mata, para
satria Kristus yang tak terkalahkan itu ditelanjangi oleh
kaki tangan setan; dan dengan tangan diikat pada
punggung, mereka dibawa keluar dari istana raja, ke luar

