Page 137 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 137
merasa puas hanya dengan banyak wejangan dan teladan
mengajak kami supaya mencintai dan melaksanakan kem-
iskinan yang tersuci, tetapi beliau pun memberi kami be-
berapa tulisan, agar supaya setelah beliau meninggal,
sekali-kali kami tidak menyimpang dari kemiskinan itu.
(35) Sama seperti Anak Allah sendiri selama hidup di dunia
tidak pernah mau menyimpang dari kemiskinan yang suci 1Ptr 2: 21
itu. (36) Bapa kita yang tersuci, Fransiskus sendiri mengi-
kuti jejak-jejak Anak Allah, yaitu kemiskinan-Nya yang
suci, yang dipilih beliau bagi dirinya dan para saudaranya.
Dan selama hidupnya beliau sekali-kali tidak menyimpang
dari padanya, entah dengan teladan entah dengan ajaran.
(37) Maka aku, Klara, hamba sahaya Kristus dan para sau-
dari miskin biara Santo Damianus, meski tidak pantas
sekalipun, dan tanaman kecil bapa suci, bersama dengan
saudari-saudariku yang lain insaf akan janji setia kami yang
seluhur itu dan akan pesan bapa yang sebesar itu: kita pun 1Tim 3: 15
insaf akan kelemahan pada lain-lain orang yang kita tahu
mungkin muncul pada kita juga setelah bapa suci kita,
Fransiskus, meninggal, sebab beliau menjadi tumpuan
kami, satu-satunya hiburan kami di samping Allah, dan pe-
neguh kita. (38) Dari sebab itu dengan rela hati kami beru-
lang kali berjanji setia kepada tuan puteri kita, yaitu kem-
iskinan yang tersuci, supaya setelah aku meninggal, para
saudari, yang sekarang ada dan yang nanti menyusul, tidak
pernah dapat menyimpang dari kemiskinan itu.
(39) Aku selalu dengan tekad berupaya untuk melaksana-
kan kemiskinan suci seperti yang kami janjikan kepada Tu-
han dan bapa kita Santo Fransiskus, dan juga untuk mem-
buat lain saudari melaksanakannya. (40) Demikian pun
mereka yang menjadi pengganti-penggantiku dalam jab-
atan ini wajib melaksanakan kemiskinan itu dan membuat
lain-lain saudari melaksanakannya pula. (41)Agar supaya
halnya lebih terjamin, aku malah berupaya agar janji setia
135

