Page 138 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 138

Bagian IV: Wasiat dan Berkat St. Klara

            kita kepada kemiskinan tersuci, seperti yang juga kami jan-
            jikan  kepada  bapa  kita,  diperteguh  dengan  hak-hak  is-
            timewa oleh Sri Paus Innosentius yang di masa jabatannya
            kami mulai dan oleh lain-lain Paus yang menggantikan be-
            liau.  (42)  Maksudnya  supaya  kita  tidak  pernah  atau
            bagaimana  pun  juga  menyimpang  dari  kemiskinan  yang
            tersuci.


            (43) Maka dari itu sambil berlutut dan lahir batin bersujud
            aku  mempersembahkan  sekalian  saudariku,  baik  yang
            sekarang ada maupun  yang  nanti  menyusul,  kepada  Ibu  Luk 2: 12
            yang kudus, Gereja Roma, kepada Sri Paus dan khususnya
            kepada paduka yang mulia Kardinal yang ditugaskan bagi
            ordo Saudara-saudara Dina dan bagi kita. (44) Demi kasih      Luk 12: 32
            Tuhan yang miskin dibaringkan di palungan, miskin hidup
            di dunia dan telanjang tinggal di salib, hendaknya beliau
            membuat kemiskinan suci yang kita janjikan kepada Tuhan
            dan kepada bapak kita yang tersuci, Fransiskus, (45) ter-
            laksana pada kawanan Tuhan yang kecil, yang dilahirkan
            oleh  Tuhan  Bapa  dalam  Gereja-Nya  yang  kudus  melalui
            sabda dan teladan yang diberikan oleh bapa suci, Fransis-
            kus,  (46)  dengan  mengikuti  kemiskinan  dan  kerendahan
            Anak Bapa yang terkasih serta kemiskinan dan kerendahan
            Bunda-Nya, Perawan yang termulia. Semoga paduka yang
            mulia Kardinal tersebut selalu mendukung dan memper-
            tahankan para saudariku dalam kemiskinan itu.


            (47) Tuhan telah memberi kita bapa kita yang tersuci, Fran-
            siskus, sebagai pendiri, penanam dan penolong kita dalam
            pengabdian Kristus dan dalam segala sesuatu yang kita jan-
            jikan kepada Allah dan bapa kita itu. (48) Selagi hidup be-
            liau berupaya selalu membina dan memupuk kami, tana-
            mannya, dengan sabda dan karya. (49) Demikian pula aku
            mempercayakan semua saudariku, baik yang sekarang ada
            maupun yang nanti menyusul, kepada pengganti bapa kita
            yang  tersuci,  Fransiskus,  dan  kepada  seluruh  ordo.  (50)

           136
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143