Page 171 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 171

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

                                           PRAKATA

           Dengan sengaja karangan ini diberi judul: “Sejarah singkat para pengikut St.
           Klara”.  Barangkali  orang  bertanya:  Mengapa  tidak  diberi  judul:  “Sejarah
           Ordo St. Klara”. Adapun sebabnya ialah: Tidak ada sebuah Ordo St. Klara
           atau  Ordo  Klaris  (Poor  Clares),  seperti  misalnya  ada  Ordo  Saudara  Dina
           (yang bercabang  tiga). Para  pengikut  St. Klara  tidak  mempunyai  struktur
           (hukum)  sebuah  Ordo,  tidak  ada  suatu  pusat;  tidak  ada  suatu  pimpinan
           pusat; tidak ada propinsi. Hanya ada “rumah”, “biara”, yang cuma secara
           longgar sekali kadang-kadang sedikit banyak bergabung. Malah tidak ada
           Ordo Klaris seperti Ordo Benediktin (Benediktines). Ordo S. Benediktus me-
           mang juga tidak mempunyai tatanan umum. Masing-masing rumah/ biara
           lebih  kurang  mandiri.  Namun  ada  sesuatu  kesatuan  dasar  untuk  semua,
           yakni Anggaran Dasar Benediktus untuk semua. Sebaliknya para pengikut
           Klara  malah  tidak  mempunyai  satu  Anggaran  Dasar  yang  berlaku  untuk
           semua. Mereka hanya lebih kurang kuat diinspirasikan oleh gagasan dan visi
           St. Klara, tetapi tidak menuruti satu interprestasi yang tercantum dalam satu
           dokumen.

           Dan  justru  situasi  itulah  yang  amat  mempersulit  menulis  sebuah  sejarah
           lengkap dan terperinci para pengikut St. Klara, yang sudah berjalan tujuh
           abad  lebih.  Tiap-tiap  kelompok,  sering  kecil  sekali,  bahkan  tiap-tiap  ru-
           mah/biara mempunyai sejarahnya sendiri. Arsip-arsip tidak terurus atau ter-
           simpan. Karena itu penyelidikan terinci tidak hanya sulit, tetapi malah mus-
           tahil. Maka hanya garis-garis besar saja yang dapat digali.

           Karena itu pun hampir saja tidak ada seorang ahli ilmu sejarah yang mem-
           beranikan  diri  mengarang  sebuah  “Sejarah  Ordo  II”,  seperti  ada  “Sejarah
           Ordo  I”.  Yang  sampai  sekarang  tersedia  hanyalah:  I.  Omaeckevarria,  Las
           clarissas a traves de los siglos, Madrid 1972.













                                                                                  169
   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175   176