Page 175 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 175

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           “Klaris” di Inggris dan dua biara di Italia pun menerima Anggaran Dasar
           Isabella itu.
           Sementara  memang  semakin  banyak  biara  (yang  sudah-sudah  atau  yang
           baru didirikan) ingin mengambil inspirasinya Klara, sedangkan pengaruh
           Agnes dari Praha merambat di Eropa Timur, khususnya di Moravia dan Po-
           landia. Tetapi di sana pun tidak semua menerima Anggaran Dasar karangan
           Klara, seperti dalam biara Agnes di Praha. Ada yang menuruti Anggaran da-
           sar Innocentius IV ada yang menuruti Anggaran Dasar Hugolinus.
           Jadi tetap ada macam-macam Klaris (Anggaran Dasar Hugolinus, Innocen-
           tius IV, Klara, Isabella). Kebanyakan tidak menerima privilegium pauper-
           tatis.  Rupanya  itu  dianggap  tetap  “mustahil”  (seperti  sudah  dilihat  oleh
           Hugolinus, Innocentius IV, Isabella). Para wanita/rubiah itu mesti ada ja-
           minan hidup. Kemiskinan mutlak sungguh-sungguh dilihat sebagai “privi-
           legium”, di luar kerangka hukum yang umum berlaku, bagi Klara dan St.
           Damiano.  Di  sana  pengikut-pengikut  Klara  tetap  setia  sedapat-dapatnya.
           Tetapi pada tahun 1257 waktu mereka meninggalkan St. Damiano (yang me-
           mang terlalu sempit) dan pindah ke biara Santa Chiara di kota Asisi, mereka
           toh mulai juga memperlunak gaya hidupnya, sebagaimana ditetapkan Klara.
           Pada tahun 1260 jenazah Klara dipindahkan juga ke basillica Santa Chiara
           (dekat biara), yang khususnya dibangun untuk menghormati Klara, seperti
           basillica San Francesco dibangun untuk menghormati Fransiskus.

           C. Ketegangan Antara “Klaris” Dan “Fransiskan”

           Sementara itu juga semakin terancamlah suatu unsur lain yang amat penting
           bagi Klara, yaitu kaitan antara Ordo I dan Ordo II. Klara meminta dan Fran-
           siskus berjanji bahwa Saudara Dina selalu akan melayani keperluan pengikut
           Klara, baik spiritual maupun material. Pada tahun 1227 Paus Gregorius IX
           (Kardinal Hugolinus) secara resmi mempercayakan para “Klaris” kepada pe-
           layanan  Ordo  I.  Mula-mula  semuanya  berjalan  dengan  lancar,  meskipun
           tidak dimana-mana hubungan antara pengikut Klara dan Saudara-Saudara
           Dina sama eratnya. Biasanya di dekat atau bahkan di dalam komplek biara
           “Klaris”  menetaplah  sejumlah  Saudara  Dina,  baik  rohaniwan  maupun
           awam, yang melayani keperluan rubiah-rubiah. Bonaventura, misalnya, ber-
           kata mengenai biara Klaris, tempat ada Saudara-saudara Dina di dalamnya.

                                                                                  173
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180