Page 176 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 176
Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara
Tetapi juga ada biara-biara yang tidak mempunyai seregu Saudara macam
itu. Kalau biara-biara “Klaris” (menurut Anggaran Dasar Hugolinus atau In-
nocentius atau pun Isabella) mempunyai harta milik tetap, para saudara itu
turut menikmati hasilnya.
Tetapi agak segera pengurusan para rubiah itu oleh sementara saudara
dirasakan sebagai beban. Mereka merasa diri terlalu terikat dan tuntutan
para rubiah itu dinilai melampaui batas. Sebab para rubiah berpendapat
bahwa mempunyai semacam “hak” atas pelayanan Saudara-saudara Dina.
Karena itu sejumlah Saudara Dina berusaha melepaskan ikatan dengan para
pengikut Klara, sedangkan para “Klaris” sedapat mungkin membela diri,
didukung oleh Paus Alexander IV. Waktu itu muncullah semacam pemeo,
yang oleh Legenda Antiqua diletakkan di mulut Fransikus sebagai berikut:
“Timeo, ne dum Dominus nobis abstulerit uxores, Diabolus nobis procuravit so-
rores” (Saya kuatir kalau-kalau, sedangkan Tuhan mengambil dari kita isteri,
iblis menyediakan suster bagi kita!”). Paus Alexander IV, sesuai dengan
keinginan Klara mengangkat Kardinal Pelindung yang sama baik bagi
Saudara-saudara Dina maupun untuk “Klaris”. Tetapi beliau juga terpaksa
mesti menyuruh para propinsial Saudara-saudara Dina di Jerman, supaya
memelihara para pengikut Klara di situ (yang jumlahnya memang kecil).
Hanya sementara Saudara-saudara Dina terus mendesak supaya dibebaskan
dari pelayanan pengikut-pengikut Klara.
Paus Urbanus IV (1261-1264) campur tangan dalam ketegangan yang men-
jadi-jadi itu. Atas desakan Saudara-saudara Dina, Paus mengangkat seorang
Kardinal Pelindung yang berbeda untuk Saudara-saudara Dina dan untuk
pengikut Klara, yakni Kardinal Johannes Gaetano Orsini bagi Ordo I dan
Kardinal Stephanus dari Hungaria bagi para “Klaris”. Memang Kardinal
Pelindung yang sama untuk Ordo I dan para “Klaris” sudah lama tidak
memuaskan siapa pun dan seringkali menyebabkan kesulitan. Terutama per-
hatian bagi para “Klaris” kerap kali tersingkir oleh perhatian yang diberikan
kepada Ordo I, yang bagi kepentingan Gereja dianggap lebih relevan. Pada
tahun 1262 Urbanus IV mesti menyuruh para Saudara Dina, supaya terus
melayani para “Klaris”, sampai masalah itu dibahas pada kapitel para
Saudara Dina. Paus sendiri ingin mempertahankan ikatan yang lama itu,
yang diinginkan Klara. Kapitel umum para Saudara Dina berkumpul di Pisa
pada tahun 1263. Paus mdngirim surat yang mendesak supaya para Saudara
174

