Page 211 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 211

Bagian VI: Sejarah Singkat para Pengikut St. Klara

           hanya tinggal Urbanis, Klaris dan Kapusines-Koletinen.
           Selama hidup kontemplatip terjepit dalam abad XVII-XIX tidak sedikit kon-
           templatip – untuk menyelamatkan eksistensinya – mulai menangani karya
           amal kasih dan sosial. Dengan jalan itu pun mereka mencari nafkahnya. Di
           sana-sini Klaris juga ikut serta dalam tendensi itu. Mereka menjadi aktip,
           membuka  sekolah,  asrama,  merawat  orang  sakit  dan  sebagainya.  Jarang
           sekali itu terjadi dengan sebulat hati. Ada semacam paksaan. Memang hidup
           aktip macam itu berlawanan dengan seluruh tradisi Ordo II.
           Sebuah kelompok “Klaris (Urbanis) aktip” macam itu tampil di Irlandia pada
           tahun  1804.  Irlandia  memang  dijajah  Inggris  yang  protestan,  dan  amat
           melarat. Hidup kontemplatip murni tentu tidak ditolerir. Maka kelompok
           Klaris itu mencoba menggabungkan gaya hidup kontemplatip dengan ak-
           tivitas (pendidikan muda-mudi). Mereka menamakan diri “Klaris Miskin dari
           Conceptio Immaculata”. Mereka juga menyebar di Australia. Nyatanya “Kla-
           ris” itu memang “Fransiskanes”. Dan di Australia satu biara secara konsek-
           uen sudah beralih menjadi Ordo III. Organisasi Klaris itu juga sama dengan
           Fransiskanes.
           Tampil lagi sebuah kelompok lain pada abad XIX Sebab pada tahun 1854 did-
           irikan “Klaris-Fransiskanes dari Sakramen Mahakudus”. Mereka kontemplatip
           dengan pingitan kepausan, tetapi dengan dispensasi untuk berkarya juga (se-
           rupa dengan Ursulin). Sesuai dengan suasana rohani di masa itu, mereka
           menganggap sebagai ciri khasnya penyembahan Sakramen Mahakudus dan
           penyilihan dosa orang lain. Oleh karena bentuk “Klaris-Fransiskanes” kon-
           templatip (yang juga berkarya) dirasakan aneh oleh para Uskup Polandia
           pada tahun 1912, biara-biara di sana beralih kepada Anggaran Dasar Klara
           dan menjadi Klaris saja.
           Yang  paling  baru  (1943)  ialah  kongregasi  yang  menamakan  diri  “Klaris
           Misionaris  Sakramen  Mahakudus”  yang  di  Mexiko  didirikan  oleh  seorang
           bekas Klaris. Usaha menggabungkan hidup kontemplatip dengan hidup ak-
           tip memang bukan sesuai dengan tradisi Ordo II dan kontemplatip semakin
           mundur. Maka mereka juga salah satu kelompok Fransiskanes, yang tidak
           bersangkutan dengan karisma khusus Klara.




                                                                                  209
   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216