Page 30 - Santa Klara dan Hal-Ihwal Warisan Rohaninya
P. 30
Bagian I: Pengantar Tulisan-tulisan St. Klara
yang terdapat dalam tulisan-tulisan asli Klara juga. Maka tetap ada kemung-
kinan real bahwa berkat itu dalam salah satu bentuk dapat dikembalikan
kepada Klara.
SURAT-SURAT KLARA KEPADA AGNES DARI PRAHA.
Agnes dari Praha (1205-1282) adalah puteri raja Bohemia (Cekoslowakia
sekarang), Ottokar I. (1197-1223) dan adik putra mahkota Wensilaus. Sejak
kecil Agnes talon istri putra kaisar Jerman Frederik II, bakal raja Hendrik VII.
Tetapi Hendrik meminang putri lain. Ada cerita bahwa Frederik II sendiri
meminang Agnes. Ibu Agnes ialah permaisuri Konstansia dari Hungaria.
Tetapi Agnes ternyata tidak jadi nikah dengan siapa pun.
Agnes berkenalan dengan gerakan Fransiskan melalui Saudara-saudara Dina
yang pada tahun 1232 menetap di Praha. Mereka diterima baik dan amat
dibantu oleh kaum bangsawan. Agnes sendiri mendirikan sebuah gereja bagi
mereka dengan harta milik warisannya. Kemudian Agnes masih mendirikan
semacam “rumah sakit” untuk merawat orang miskin.
Pada tahun 1233 Agnes mendirikan sebuah biara untuk “Saudari-saudari
Miskin”. Dari S. Damiano didatangkan lima Saudari (1234). Begitu Agnes
lebih berkenalan dengan kepribadian dan cita-cita Klara. Ternyata kedua
wanita itu sehaluan. Meskipun mereka secara pribadi tidak pernah bertemu,
namun, melalui surat-menyurat, terjadilah hubungan amat pribadi dan
mesra antara kedua wanita itu. Secara “rohani” mereka memang berkerabat.
Dengan beberapa teman bangsawati, Agnes pada tahun 1234 sendiri masuk
biara yang didirikannya di Praha. Berlawanan dengan kehendaknya sendiri
Agnes diangkat menjadi abdis oleh Paus Gregorius IX (bekas Kardinal Hu-
golinus, pelindung para Klaris). Antara Agnes dan Gregorius selanjutnya ter-
jalinlah hubungan resmi melalui surat-menyurat. Besarlah minat Gregorius
bagi biara Agnes. Gregorius mendesak, agar supaya Agnes memberikan se-
bagian harta miliknya kepada biaranya, sebagai jaminan penghidupan para
rubiah. Tetapi pada tahun 1237 Agnes menjawab bahwa tidak mau berbuat
demikian, melainkan memberikan semua kepada orang miskin. Boleh jadi
dalam hal itu Agnes meminta dan mendapat nasehat Klara. Selanjutnya Gre-
gorius menghendaki agar sebagai Anggaran Dasar, Agnes mengadopsi
28

