Page 12 - GEREJA KATOLIK BEBAS
P. 12

2.  Percaya pada Tradisi Gereja yang Kudus;

               3.  Mengajarkan ketujuh Sakramen;
               4.  Bahwa Kristus adalah kepala Gereja, menjiwai dan berkarya dalam
                    Gereja; Gereja adalah Tubuh Mistik Kristus;
               5.  Dalam Sakramen: Yesus Kristus-lah Sang Pelaku, sedangkan Imam
                    hanyalah pelaksana lahiriah;
               6.  Dalam Ekaristi: substansi roti dan anggur berubah menjadi perwu-
                    judan nyata dari kehidupan dan kesadaran Yesus Kristus;
               7.  Semua manusia diciptakan Tuhan menurut Gambaran Tuhan;
               8.  Imam mendapat kuasa dari Yesus Kristus untuk mengampuni do-
                    sa;
               9.  Kuasa  dan  wewenang  para  Rasul  turun  sampai  kepada  hari  ini
                    melalui urutan sah Suksesi Apostolis lewat Uskup Utrecht dari Ge-
                    reja Katolik Lama Utrecht;

               10.  Ada Tahbisan Kecil atau Tahbisan Rendah (Tonsura, Penjaga Pin-
                    tu, Lektor, Eksorsis, Akolit) dan Tahbisan Besar (Diakon, Imamat,
                    Uskup)
               11.  Tanda Salib merupakan tanda kekuatan sejak permulaan kekriste-
                    nan dan mengalirkan rahmat dan berkat melalui imam yang mem-
                    berikan tanda itu dengan tangannya. Bila tanda salib itu diberikan
                    pada diri sendiri akan memperkuat imannya sendiri dan meman-
                    carkan pengaruh positif pada dunia sekitarnya.
               12.  Dan lain-lain. Untuk yang berminat kunjungi Website
                    http://www.liberalcatholic.org/teachings.html)
           Selain  kemiripan-kemiripan  tersebut  di  atas,  ada  perbedaan-perbedaan
           yang mendasar. Antara lain:
               1.  Tidak ada pimpinan pusat seluruh dunia. Tidak mengakui kepri-
                    masan Paus;
               2.  Tidak  ada  selibat  bagi  jajaran  Klerusnya:  Diakon,  Imam  dan
                    Uskup;
               3.  Maria tidak mendapat tempat yang tinggi seperti dalam Gereja Ka-
                    tolik;
               4.  Perkembangan terakhir: wanita bisa ditahbiskan menjadi Imam;



           12
   7   8   9   10   11   12   13   14