Page 10 - GEREJA KATOLIK BEBAS
P. 10

Pada musim semi tahun 1871, diadakan konvensi (pertemuan) di Munich,
           Jerman, dan menarik beberapa ratus peserta, termasuk Gereja Inggris (An-
           glikan)  dan  pengamat-pengamat  Protestan.  Tokoh  yang  paling  mencolok
           ialah Johann Joseph Ignaz von Dölinger (1799-1890), seorang imam dan ahli
           sejarah gereja yang telah diekskomunikasi oleh Gereja Katolik Roma.

           Konvensi ini memutuskan untuk membentuk Gereja Katolik Lama supaya
           anggotanya  dapat  membedakan  diri  dengan  Gereja  Katolik  Roma  yang
           mengajarkan ajaran barunya mengenai infalibilitas Paus.

           Ritus  Katolik  Roma  dalam  bahasa  setempat  dan  meninggalkan  selibat
           imam
           Pada konvesinya yang kedua mereka memilih uskup mereka yang pertama
           kali ditahbiskan oleh Uskup Utrecht yang bukan dari Gereja Katolik Roma.
           Tahun 1874 mereka meninggalkan tuntutan hidup selibat bagi para imam
           mereka.  Rituale  Romanum  bahasa  Latin  tetap  terus  dipergunakan  tetapi
           semenjak  pertengahan  abad  ke  18  Gereja  Katolik  Lama  Utrecht  semakin
           mempergunakan bahasa setempat sebagai pengganti bahasa Latin. Semen-
           jak tahun 1877 bahasa Latin tidak dipakai samasekali. Gerakan Gereja Kato-
           lik Lama ini mendapat dukungan dari Kaisar Jerman yang baru, Otto von
           Bismarck, yang antara tahun-tahun 1870an dan 1880an semakin bermusu-
           han dengan Gereja Katolik Roma.
           Di  daerah-daerah  Austria,  kelompok-kelompok  nasionalis  Pan-Jerman
           menganjurkan orang-orang Katolik Roma untuk beralih ke Gereja Katolik
           Lama atau Gereja Lutheran. Para politisi dan ahli filsafat liberal juga mena-
           ruh simpati pada gerakan Gereja Katolik Lama ini.

           Menyebar ke seluruh dunia

           Dalam  perkembangan  selanjutnya,  Gereja  Katolik  Lama  ini  menyebar  ke
           Inggeris, Amerika Serikat dan seluruh dunia. Seperti dikatakan di atas, se-
           menjak reorganisasi menyeluruh pada tahun 1916-1917, Gereja ini menye-
           but  diri  “The  Liberal  Catholic  Church”.  Juga  disebut  “The  Liberal  Catholic
           Church International”.

           Banyak persamaan dengan Gereja Katolik Roma

           Bila Gereja Katolik Bebas ini juga berkembang di Indonesia, maka kita se-
           bagai umat Gereja Katolik Roma, hendaknya bersiap-siap saja untuk meng-
           10
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14