Page 30 - Proprum Fransiskan
P. 30

29
        merasul,  seperti  Ia  tiada  hentinya  juga  menyertai  serta
        memimpinnya dengan pelbagai cara.
        Sejak  semula  Tuhan  Yesus  “memanggil  mereka  yang
        dikehendaki-Nya  serta  untuk  diutus-Nya  mewartakan
        Injil” (Mrk 3:13; lih. Mat 10:1-42). Begitulah para Rasul
        merupakan benih-benih Israel baru, pun sekaligus awal
        mula  Hirarki  suci.  Kemudian,  sesudah  sekali,  dengan
        wafat  serta  kebangkitan-Nya,  Tuhan  menyelesaikan
        dalam  diri-Nya  rahasia-rahasia  keselamatan  kita  serta
        pembaharuan segala sesuatu, menerima segala kuasa di
        sorga dan di bumi (lih. Mat 28:18), sebelum Ia diangkat
        ke  sorga  (lih.  Kis  1:11),  Ia  mendirikan  Gereja-Nya
        sebagai sakramen keselamatan. Ia mengutus para Rasul
        ke  seluruh  dunia,  seperti  Ia  sendiri  telah  diutus  oleh
        Bapa  (lih.  Yoh  20:21),  perintah-Nya  kepada  mereka:
        “Karena  itu  pergilah,  jadikanlah  semua  bangsa  murid-
        Ku, dan babtislah mereka dalam nama Bapa, dan Putera,
        dan  Roh  Kudus:  ajarlah  mereka  melakukan  segala-
        sesuatu  yang  telah  Kuperintahkan  kepadamu”  (Mat
        28:19 dsl.). “pergilah ke seluruh dunia, dan wartakanlah
        Injil kepada semua makhluk. Barang siapa percaya dan
        di babtis, akan selamat; tetapi siapa tidak percaya, akan
        dihukum”(Mrk  16:15  dsl.).  Maka  dari  itu  Gereja
        mengemban  tugas  menyiarkan  iman  serta  keselamatan
        Kristus,  baik  atas  perintah  jelas,  yang  oleh  para  Rasul
        telah  diwariskan  kepada  Dewan  para  Uskup  yang
        dibantu  oleh  para  imam,  bersama  dengan  Pengganti
        Petrus  serta  Gembala  Tertinggi  Gereja,  maupun  atas
        daya-kekuatan kehidupan, yang oleh Kristus disalurkan
        kepada para anggota-Nya;16 Januari
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35