Page 415 - Proprum Fransiskan
P. 415
414
memilih dari kalangan saudara-saudara Bapa kita Santo
Fransiskus, seorang bruder, yaitu Santo Didakus, orang
Spanyol yang bersahaja itu. Ia tidak menonjol karena
pengetahuannya, seperti para guru dan para pemimpin
kita yang semula. Ia tidak dilengkapi dengan ilmu yang
diperoleh lewat usaha insani; ia tidak terpelajar; ia
seorang anggota ordo yang bukan imam, tetapi di dalam
dia Allah telah menunjukkan kasih karunia-Nya yang
melimpah-limpah (Ef 2:7).
Teladan kesuciannya yang mengagumkan itu menghan-
tar orang ke jalan keselamatan dan membuktikan kepada
dunia yang makin lama makin lemah karena tua renta,
bahwa “yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya
dari pada manusia, dan yang lemah dari Allah lebih kuat
dari pada manusia” (1 Kor 1:25). Karena itu Bapa segala
kerahiman, yang melakukan perbuatan yang ajaib
seorang diri (Mzm 72:18), telah menghias hamba yang
kecil dan bersahaja itu dengan anugerah-anugerah surga-
wi dengan begitu berlimpah-limpah, dan menyalakannya
dengan api Roh Kudus. Allah telah mengulurkan tangan-
Nya secara ajaib lewat penyembuhan-penyembuhan luar
biasa berkat pengantaraan santo Didakus, yang terjadi
sebelum dan sesudah ajalnya, sehingga orang kudus ini
tidak hanya terkenal namanya di kalangannya sendiri,
tetapi meluas jauh melampaui batas-batas negerinya.
Lagu Bergilir
P: Oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah, bukan oleh
hikmat duniawi, * tetapi oleh kekuatan kasih karunia
Allah kita hidup di dunia ini. U:Oleh ketulusan. P:Inilah

